Sabtu, 20 Oktober 2012

KASIH itu TIDAK MENUNDA - NUNDA ^^

Lamanyaaaa ga nulis di bloggg.. :(

Selalu mencoba untuk tetap menulis di blog saat waktu-waktunya tes itu ga mudah buat saya.. 
Jadi sering deh ketunda nulisnya.. 


Sumber : http://youneveralone.wordpress.com/2011/11/23/kasih/


So...

Kemarin (entah kapan saya lupa), saya mendapat satu pelajaran lagi yang bagus untuk dishare ke teman - teman. :) 

Kita mau bahas tentang kasih yang tidak menunda -nunda. :)
Kalau dibaca tentang kasih itu tidak menunda - nunda kita pasti setuju, karena toh menunda - nunda itu tidak baik, betul bukan? Tapi bagaimana kalau salah satu dari ciri - ciri kasih yaitu memberi. Berbicara kasih berbicara pula tentang memberi. Bayangkan kalau kita ada di posisi memberi, apakah biasanya akan menunda - nunda? :) Bukan mengalihkan pembicaraan mengenai kasih tadi kepada memberi tetapi kita akan membicarakan semuanya karena kasih dan memberi itu saling berkaitan. :)

Sejauh ini yang saya lihat ketika seseorang mengasihi seseorang lainnya yang berada disekitar mereka maka akan bergerak cepat untuk memberi bantuan. Melakukan apa yang bisa dilakukan pada saat itu. :) 

Tetapi saya juga tidak akan berbohong untuk tidak mengatakan bahwa ada juga kebalikan dari yang saya lihat tadi dalam kehidupan di sekitar saya. Seseorang pernah bercerita kepada saya bahwa," Jangan terlalu percaya kepada pengemis yang ada dijalan - jalan yang sering kita temui. Karena belum tentu mereka itu mengemis karena benar - benar membutuhkan uang atau membohongi dengan penampilan mereka sebagai pengemis untuk mendapatkan uang". 

Saya mendapat pernyataan seperti itu kira - kira waktu saya masih duduk di SMP. Memang masih dalam usia dimana tidak berpikir terlalu jauh dan mencerna lebih lagi dari perkataan seseorang, karena itu saya jadi membawa pernyataan itu untuk menentukan tindakan saya. Saya jadi memiliki suatu pola pikir dimana pernyataan itu masuk dalam pola pikir tersebut. Sejak saat itu ketika saya menemui pengemis dipinggir jalan, atau dimanapun saya yang biasanya memberikan uang yang rela saya berikan berubah menjadi memberi dengan berpikir terlebih dahulu, melakukan kasih sembari memikirkan dahulu mau diberikan atau tidak. Alasannya seperti itu simple sekali, karena saya berpikir kalau benar yang dikatakan seseorang tadi berarti mereka adalah pengemis yang berbohong. Dan itu sangat sangat sangat tidak baik. Bukannya jauh lebih baik ketika mau memberi kasih ya lakukan saja, tanpa berpikir? Itu baru yang dinamakan kasih yang tulus. :)

Ketika saya mendapatkan pelajaran soal kasih itu tidak menunda - nunda cerita diatas ini yang langsung terlintas dipikiran saya. Ternyata selama ini saya terpengaruh begitu jauh dengan kebiasaan dan pola pikir orang - orang yang ada disekitar saya tentang memberi kasih. Thanks God kalau saya masih boleh mendapat pelajaran lainnya yang bisa memutar balikkan untuk bisa lebih baik. 

Sebenarnya mengasihi orang lain itu tidak ada dalam jadwal yang harus kita miliki dan lakukan. Justru mengasihi orang lain itulah yang ada dalam jadwal orang yang membutuhkan kasih. Karena kalau kita di posisi harus memiliki jadwal mengasihi orang lain, justru kitalah yang membutuhkan kasih ketimbang mereka yang akan kita beri kasih. :)

Dari cerita yang saya sharekan tadi, pernah saya lakukan. Ketika dalam lingkungan atau diluat lingkungan, saya jadi menghambat atau menunda diri saya untuk memberikan kasih. Ketika seseorang datang ke rumah untuk meminta sumbangan, dan lain sebagainya saya jadi ragu - ragu untuk memberi dan jadi menunda untuk memberi kasih. Padahal, belum tentu kan orang - orang yang hadir dalam hidup kita dimana mereka membutuhkan kasih adalah orang - orang yang memanfaatkan kita.. :)

Dan juga tahukan kamu bahwa orang - orang yang miskin, sakit, menderita, dan lain - lain bukan perjumpaan yang kebetulan saja kita bertemu dengan mereka? 

Disaat kita bertemu dengan mereka, kita sedang belajar untuk mengasihi saat kita sedang melakukan sesuatu untuk orang tersebut dengan tidak mengharapkan imbalan apapun. 

Kita belajar untuk mengasihi mereka ketika membantu orang lain dengan mengorbankan jadwal, waktu, kenyamanan, atau bahkan uang kita. :)

Sungguh ini adalah pelajaran yang benar - benar berharga buat saya. Mengubahkan saya, dan memberi saya hal yang baru untuk dipelajari dan dilakukan. :)

Bisa saja setelah kalian membaca ini, atau keesokannya, kalian bertemu dengan siapapun, itu adalah KESEMPATAN untuk kita dan memberikan kita pilihan : Apa kita akan mengambil momen itu atau kita akan membiarkannya pergi begitu saja? :) Tentunya bukan menjawa asal saja, kita semua perlu merenungkan dan menjawab dalam hati untuk menjadi penentu tindakan kita. :)

Lebih indah rasanya kalau kemampuan mengasihi itu terus bertumbuh pada setiap individu. :)

Semoga tulisan ini berguna ya buat kita semua. :)


Tuhan memberkatiiii.. :)

- Saat kita tahu sesama kita membutuhkan bantuan, langsung lakukan sesuatu yang dapat membantu meringankan bebannya. Karena Tuhan meletakkan mereka dijalan hidup kita agar kasih kita kian bertumbuh - (unknown)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar