Senin, 08 Oktober 2012

Butterflies and Psychology

Sumber : http://re-tweet.blogspot.com/2010/10/10-transformasi-menakjubkan-di-dunia.html



Semenjak saya masuk kuliah, saya dapat melihat perbedaan cara mengajar dosen dengan seorang guru SMA. Menurut saya, cara dosen mengajar selalu memberi sentuhan pelajaran hidup entah di awal kuliah atau di akhir kuliah. Dibandingkan dengan guru SMA, ya memang tidak semua guru SMA terlalu serius atau tidak memberikan pelajaran hidup, tapi disini  hanya mau menunjukkan saja bahwa cara dosen mengajar membuat saya merasakan cara pengajaran yang istimewa dibanding dengan guru SMA. Mungkin saja karena tingkat cara mengajar berbeda melihat siapa yang diajar, seorang anak remaja SMA atau anak kuliah.

Mulai dari semester satu, selalu saja ada dosen yang menyentuh hati saya dengan cara pengajarannya. Tidak lepas juga dengan semester kelima ini. Saya juga punya dosen yang bisa membuat saya selain menyukai mata kuliahnya tetapi juga suka untuk menunggu saat - saat jam kuliahnya karena selalu ada cerita tentang kehidupan yang memberi banyak pesan bagus. Dosen satu ini adalah seorang dosen yang mempunyai sifat santai dalam mengajar, beliau mengajar dengan sentuhan khasnya. Beliau mengajar seperti seorang ibu yang lagi mengobrol bersama anaknya. Bisa dibayangkan betapa santai dan menyenangkan suasan kelas yang ada. :) 

Berlaku juga untuk hari ini, saya dan teman-teman mendapat pelajaran yang baik. Pelajaran satu ini memang dihubungkan dengan apa yang kami pelajari, yaitu psikologi, tapi bagi kita yang tidak mempelajari psikologi saya rasa juga bisa memetik pesan dari cerita beliau ini. Cerita yang memberi pelajaran ini memang merupakan cerita wajib untuk diketahui anak - anak mahasiswa yang belajar tentang Psikologi. 

So, sebelum masuk tentang pelajaran apa yang didapat kita bisa nikmati cerita dibawah ini. Selamat Membaca !!! :)



Jaman dahulu kala ada seorang raja dengan tiga orang putri. Mereka semua cantik, namun yang tercantik adalah anak yang bungsu, Psyche. Begitu cantiknya dia sampai-sampai orang-orang tidak memuja Venus lagi, dewi cinta dan kecantikan. Venus sangat iri dan menyuruh anaknya (Cupid) untuk membuat Psyche jatuh cinta dengan monster yang mengerikan. Saat Cupid melihat betapa cantiknya Psyche, jatuh cintalah ia, tidak jadi ia melakukan tugas ibunya.

Walapun Psyche sangat cantik, tidak seorangpun ingin mengawininya. Orangtuanya berkonsultasi dengan ahli ramal, dan diramalkanlah bahwa ia akan menikahi seorang monster. Orangtuanya lalu membawa Psyche keatas puncak gunung dan meninggalkannya disana. Saat malam tiba, monster gunung muncul. Psyche yang ketakutan menjatuhkan dirinya dari puncak gunung. Angin barat, Zypherus tidak membiarkan Psyche jatuh begitu saja, ditopang dan dibawanyalah ia pergi ke sebuah tempat, dimana ia dilayani oleh pelayan yang tak terlihat. Psyche pun dinikahkan disana dengan seorang pria. Saat malam datang, suami barunya akan datang menemuinya. Suaminya berpesan bahwa ia akan selalu menemui Psyche dimalam hari dan ia tidak boleh mencoba untuk melihat dirinya. Lampu selalu dipadamkan saat mereka berjumpa.

Walaupun suami barunya sangat baik dan lembut pada Psyche dan juga pelayannya selalu memenuhi keinginan hatinya, Psyche menderita homesick. Dia merayu suaminya agar memperbolehkan adiknya datang menemuinya. Saudara-saudaranya sangat iri melihat kehidupan baik Psyche dan mempengaruhinya agar mengintip seperti apa sih wujud suaminya sebenarnya. Bahkan mereka membuat cerita bahwa mungkin suaminya adalah monster yang sedang menggendutkan Psyche dan siap memakannya dan hanya dengan membunuhnya, mereka semua bisa selamat. Psyche termakan cerita saudaranya, diambilnyalah lilin dan pisau pada suatu malam hari. Saat suaminya sudah tertidur lelap, didekatkannyalah lilin pada wajah suaminya dan Psyche bersiap untuk menghujamkan pisau pada dada suaminya. Saat dilihatnya betapa tampan suaminya, Cupid, dia sangat kaget dan menjatuhkan lilin panas pada bahu Cupid, melukainya. Cupid terkejut dan meninggalkan tempat seketika itu pula.

Psyche sangat menyesal dan karena ia tidak dapat menemukan Cupid dimanapun juga, ia menemui Venus untuk meminta petunjuk. Venus yang masih iri pada kecantikan Psyche memintanya menyelesaikan empat tugas-tugas yang sangat sulit sebelum ia memberitahukan dimana Psyche dapat menemui anaknya. Psyche yang sudah putus asa menyanggupi permintaan Venus. Pertama-tama ia diminta memisahkan berbagai biji-bijian yang tercampur baur sebelum tengah malam. Psyche yang malang berhasil menyelesaikan tugas ini dengan bantuan semut-semut yang bersimpati padanya.

Tugas kedua Psyche adalah mendapatkan wol emas dari domba emas. Dewa sungai membisikkan Psyche bahwa ia bisa mati saat melakukannya karena domba emas sangat perkasa. Satu-satunya cara adalah menunggu siang hari dimana domba emas akan tertidur pulas dan Psyche dapat mengambil bulunya dengan leluasa.
Tugas ketiga adalah mengambil air terlarang dari sumber mata air yang dijagai ular raksasa. Kali ini Psyche dibantu oleh elang sakti.

Tugas terakhir adalah menghadap dewa bawah tanah untuk mengambil kotak emas berisi kepingan kecantikan. Dengan bantuan berbagai dewa dalam menghindari berbagai bahaya sepanjang perjalanan memasuki dunia bawah tanah, Psyche berhasil mengambil kotak emas. Namun Psyche penasaran atas isi kotak tersebut, dibukanyalah kotak tersebut. Tidak ditemukannya apapun didalam kota, yang ada malahan selaput tidur melingkupinya dan menyebabkan ia jatuh tertidur lelap.

Cupid yang sudah memaafkan Psyche terkejut mendapati kenyataan bahwa Pysche ada di dunia bawah tanah dan terlelap. Segera diangkatnyalah selaput tidur dari Pysche sehingga ia dapat sadar kembali. Lalu mereka berdua menghadap dewa Jupiter di puncak gunung Olympus dan memohon bantuan Jupiter agar Venus berhenti mempermainkan Psyche. Psyche diberi makan buah Ambrosia yang memungkinkan ia hidup selamanya dan menjadi dewi. Mereka berduapun menikah dan hidup bahagia selamanya. 
bantuan Jupiter agar Venus berhenti mempermainkan Psyche. Psyche diberi makan buah Ambrosia yang memungkinkan ia hidup selamanya dan menjadi dewi. Mereka berduapun menikah dan hidup bahagia selamanya. 

 Nah dari kisah diatas, dihubungkanlah dengan kupu - kupu. Mengapa kupu - kupu?


Seperti yang semua orang ketahui tentang kupu - kupu. Bagaimana proses terjadinya kupu - kupu itu sering disebut sebagai transformasi kupu - kupu. Bagaimana yang awalnya dari kepompong sampai menjadi seekor kupu - kupu. Proses transformasi adalah siklus hidup normal. Kupu-kupu menggambarkan simbol tentang sukacita, kelahiran kembali dan pembaharuan. Dalam kesedihan, orang belajar bagaimana menghadapi kerugian, atau perubahan signifikan. Banyak yang bahkan menyembunyikan diri dari seluruh dunia satau masalahnya seperti berada dalam kepompong ketika mencoba untuk menyembuhkan jiwanya. Dilihat awal mulanya dari fase kepompong merupakan salah satu introspeksidan refleksi. Proses ini berakhir sebagai orang yang muncul dari kepompong mereka, bermetamorfosis menjadi orang yang berbeda.

Kisah psyche dan eros dengan kisah transformasi kupu - kupu intinya sama - sama mengajarkan bahwa setiap hal itu ada prosesnya masing - masing dan ada karakternya masing - masing. Hal tersebut dapat diartikan apa saja dan dapat pula menjadi masalah atau sesuatu yang membanggakan. Tapi bagaimana kita berproses untuk melewatinya dan menuju tujuan akhir.

:)

:) Hidup memiiki banyak pilihan untuk segi kehidupan yang seperti apapun itu, pertanyaannya bagaimana atau seperti apa pilihan yang kamu ambil untuk hidupmu? :) God bless.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar