Jumat, 19 Oktober 2012

Cerita Sahabat : Bagian Kedua

Finaly!! Bisa nge-blog lagi... XD

Luangin waktu buat nge-blog akhir - akhir ini rada susah temannnn... 
Malam ini nulis nih harus bener - bener membuat waktu sendiri, kalo ga, ga akan bisa nge-blog lagi untuk malam ini... XD

Harus diakui... Masuk kuliah dan jadi kura-kura (KUliah RApat - KUliah RApat) buat saya pribadi ga gampang, harus kerja keras ngatur waktu dan ga dipungkiri juga kalau harus ada yang dikorbanin waktunya, yah termasuk waktu untuk nge-blog.. XD

Okeee cukupp basa - basinya.. Banyak banget yang mau dituangin.. Takut keburu ngantuk trus rasa malasnya datengg.. XD

Let's write! (for me)        Let's read for you,guys.. :D


          Dua minggu yang lalu adalah satu minggu full dimana saya banyak sekali pergi dengan sahabat - sahabat. Pergi disini yang dimaksud adalah pergi 'nongkrong'. Benar - benar seminggu kegiatan tetap saya adalah pergi bareng sahabat - sahabat saya. Boleh dibilang kalau mama papa tau saya sering pergi mungkin saya bisa dapat ceramah, tapi mereka engga tau. Jadi otomatis saya tidak mendapat ceramah sedikitpun. Dan meskipun ketahuan dan saya dapat ceramah dari mama papa, saya akan tetap menganggap banyaknya waktu jalan - jalan yang ada bersama sahabat - sahabat saya itu bukan hal yang sia - sia, tapi berharga. Karena banyak yang saya pelajari dari seminggu pergi bersama mereka. :) BUKAN JALAN - JALAN BIASA... hohoho.. XD Dan khususnya, saya jadi punya waktu bisa bertemu sahabat saya, karena begitu masuk kuliah kita uda pada sibuk masing - masing. Jadi teman - teman bisa bayangkan betapa berharganya waktu yang ada untuk bisa kumpul dan share banyak hal.. :)

          Di hari minggu, setelah menghabiskan waktu dari senin sampai sabtu, saya baru berpikir bahwa bisa dikatakan seminggu itu waktu yang memang sudah seharusnya ada untuk sahabat. Hari pertama, senin, jalan sama si A (inisial), saya dapat satu pelajaran yang baik, hari kedua juga, hari selanjutnya juga, sampai hari sabtu. Jadi disetiap pertemuan itu saya selalu mendapat pelajaran dari apa yang disharekan sahabat - sahabat saya. Selain saya tidak pernah beranggapan membuang waktu ketika harus bersama sahabat dimana saya sedang sibuk, saya juga tidak menyesal atas seminggu yang ada bersama mereka. :) Precious time

          Uhmmm... Saya excited banget untuk ceritain secara detail ke teman - teman, apa aja yang saya dapat dari sahabat - sahabat saya. Tapiiiiiiiiii... Itu bakal jadi cerpen kalau saya share kan smua.. Jadi saya ambil garis besarnya saja.. hehehe... 

"Tidak akan pernah salah untuk berharap, yang salah adalah ketika kita berjalan merencanakan segalanya terlebih dahulu dari harapan yang ada dan memaksa bahwa apa yang kita rencanakan harus terjadi sesuai yang diinginkan."

" No matter how good a friend is, they're still going to hurt you and you've no choice except forgive them.

"IKHLAS DAN BERSYUKUR, dua hal yang seringkali tidak disadari oleh setiap manusia bahwa keduanya itu berjalan seiringan.Ketika salah satunya tidak ada, maka akan jauh lebih susah untuk menghilangkan kecewa yang kita dapatkan."

"CINTA. Satu kata, simple, abstrak untuk diartikan, free untuk dirasakan, namun tidak mudah untuk menemukan yang sejati."

"Perbedaan itu melengkapi, bukan menjadi pemisah."

"Cemburu ada pada diri seseorang yang tidak memiliki kepercayaan dasar pada dirinya bahwa ia mampu untuk menjaga apa yang telah dimiliki."


          Itu teman - teman.. Dari senin sampai jumat, dengan orang yang berbeda - beda saya mendapat pelajaran seperti diatas. :) Enam garis besar yang dapat saya simpulkan, yang bisa saya bagikan buat teman - teman. :)

          Jadi selama 6 hari saya kumpul bareng sahabat - sahabat diwaktu dan tempat yang berbeda, pelajaran - pelajaran yang ada juga beda dan buat saya semuanya punya makna sendiri. Sayangnya, saya ga bisa menjelaskan satu per satu dari garis besar yang saya kasih ke kalian. Karena penjelasan itu cerita sahabat - sahabat saya, dan itu bukan suatu hal yang untuk disharekan ke publik. 

          Diakhir nge-blog ini, saya cuma mau menyampaikan kalau garis besar yang saya sampaikan dari cerita sahabat - sahabat, sebenarnya kita semua mengalami atau mempelajari didalam hidup. Saya pernah mengalami apa yang sahabat saya alami. Kecewa, jatuh cinta, memahami mengapa ada perbedaan, harapan, persahabatan, dan lain - lain. Semoga aja, garis besar yang saya share kan diatas bisa jadi sebuah pelajaran singkat buat teman - teman, walaupun kalian tidak bisa mengetahui secara lebih luas dibalik satu atau dua kalimat yang saya jadikan pesan. :)

          Satu pesan lagi yang ingin saya sampaikan, ketika saya mendengarkan sahabat - sahabat saya bercerita saya bahagia. Bukan bahagia diatas penderitaan, tapi saya bahagia karena dengan kerelaan mereka bercerita didepan saya, saya tahu lebih lagi tentang mereka. dan saya suka menjadi tempat sampah mereka. Tempat sampah dimana ada  Air mata, celoteh kasar karena amarah mereka, keluh kesah, ekspresi - ekspresi wajah mereka, gertakan mereka, dan masih banyak lagi. Apa yang mereka keluarkan, berikan dihadapan saya, itu semua adalah bagian saya untuk menerima. Pastinya juga bukan hanya menerima, tapi menghibur, menemani sampai mereka puas bercerita. Bagaimana dengan kalian? Apakah ada disaat - saat ini kalian mendapati seorang sahabat yang tidak bisa menumpahkan perasaannya? Kalau iya, dan mereka tidak datang - datang juga kepada kalian, saya cuma mau saran kecil saja, "datangi mereka, peluk, beri kasih buat mereka". Nanti kamu akan tahu sendiri, makna persahabatan dan bagaimana mereka secara tidak langsung menjadi guru kehidupan buat kalian. :)


Semangat menjadi sahabat, guys! :)
Keep on fire for your bestfriend.. :)
God bless you.. :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar