Are you a good listener?
Jangan dijawab lebih dulu yaa.. Coba jadikan kalimat tanya diatas hanya sebagai sebuah pertanyaan yang baru bisa wajib dijawab setelah kalian membaca tulisan dibawah ini. :) Dengan kata lain, yuk mari masing - masing bisa menilai setelah kita belajar bersama dari secuplik pengalaman yang ingin saya bagikan. Mungkin hanya dari pengalaman saya, kalian juga bisa menilai dari berbagai macam segi penilaian dari bidang atau cara darimanapun. :)
Rabu sore kemarin (10 Oktober 2012) kuliah terakhir saya mempelajari tentang salah satu segi kemampuan yang harus dimiliki oleh calon sarjana yang belajar memanusiakan manusia. Salah satunya yaitu menjadi pendengar yang baik.
Biasanya kuliah akan diberikan dengan beberapa ceramah atau teori - teori yang diberikan oleh dosen. Tapi kuliah kali ini berbeda dari biasanya. Begitu dosen saya memasuki ruangan dan beberapa peralatan mengajar sudah disiapkan, beliau mulai mengatakan bahwa kuliah hari ini sebagian besar akan dilakukan dengan praktek. Senang tentunya... Penggantian suasan untuk sekali waktu.. hahaha..
Kami dibentuk dalam kelompok, masing - masing kelompok terdiri dari tiga orang. Kami diberi tugas bahwa setiap individu harus merasakan yang namanya menjadi seorang pendengar, seorang pencerita, dan observer. Tugas pendengar adalah menjadi pendengar yang baik untuk si pencerita. Tugas pencerita adalah menceritakan apapun yang sedang ia alami. Sedangkan tugas observer adalah mengamati si pendengar lebih banyak dibandingkan mengamati si pencerita. Observer mencari tahu apakah si pendengar merupakan pendengar yang baik dilihat dari segi manapun. :)
Tugas kelompok berlangsung selama 30 menit...
Dan well...
Ini yang saya pelajari dan menjadi cara untuk menilai apakah diri saya sendiri adalah pendengar yang baik? :)
Seorang pendengar dapat dinyatakan baik jika :
- Adanya kontak mata yang terjalin antara si pendengar dengan pencerita.
- Mendengar dengan penuh perhatian. Artinya dengan perhatian kita tersebut, kita dapat memahami apa yang baru saja diceritakan.
- Konsentrasi pada si pencerita. Tidak hanya konsentrasi yang harus dilakukan disaat kita memang harus konsentrasi dalam mengerjaka beberapa hal, tapi konsentrasi disini adalah berusaha penuh untuk memfokuskan waktu, diri, dan perhatian pada orang membutuhkan kita, yaitu si pencerita tersebut.
- Melakukan tindakan verbal atau non verbal. Tindakan verbal itu seperti kita melakukan kontak yang tidak hanya melalui mata tetapi melakukan kontak juga dalam percakapan, dimana saat kita melakukan tindakan verbal ini seorang pencerita juga akan sadar dengan sendirinya bahwa kita memang mendengarkan dia bercerita. Tindakan non verbal seperti anggukan kepala yang bisa diartikan kita paham akan apa yang diceritakan hanya saja dengan sisi menunjukkan lewat gerakan.
Menjadi seorang pendengar saja sudah ada beberapa ciri atau kriteria seperti diatas. :)
Kalau saya boleh mengatakan, menjadi pendengar yang baik itu sama dengan mengeluarkan sepenuh energi anda untuk mereka yang kita sebut si pencerita. :)
Beberapa teman dikelas tidak sengaja saya dengar mereka mengatakan, " susah banget sih.. ribet banget sih.. atau complicated banget yak.." Tidak dipungkiri saya pun juga merasa bahwa biasanya sebelum saya diberi pelajaran seperti menjadi pendengar yang baik adalah dimana saya paham apa yang diceritakan oleh seseorang yang sedang bercerita pada saya. Tidak seperti apa yang baru saja dibahas tentang menjadi pendengar yang baik.
Sepertinya memang sangat membutuhkan banyak energi untuk itu semua ya guys? :D
Iseng - iseng saya mengambil kesimpulan dari pengalaman - pengalaman yang sebelumnya. Saya jadi tahu kadang betapa malasnya seseorang mendengarkan atau meluangkan waktu untuk mendengarkan. Selain menarik kesimpulan simple seperti yang baru saja, saya jadi menjudge, "kalau begini cara menilai seseorang adalah pendengar yang baik atau tidak sih wajar saja banyak yang malas menjadi pendengar". Karena hal ini memang benar - benar tidak mudah. Sungguh. :)
Pembelajaran seperti ini selain menjadi pelajaran buat saya juga sebagai tamparan buat saya pribadi. Jika dinilai, saya belum menjadi pendengar yang baik. Tapi setelah tahu tentang penilaian diri saya, saya juga ingin berusaha untuk menjadi pendengar yang baik. Dan setidaknya tidak hanya berusaha, tapi saya akan menjadi pendengar yang baik. Bukan menjadi sok yakin saya sudah pasti menjadi pendengar yang baik, hanya saja...
Saya ingin menghargai mereka yang memilih saya untuk menjadi pendengar.
Well, itu tadi ilmu yang ingin saya bagikan buat teman - teman..
Gimana?
Apakah kalian pendengar yang seperti dibawah ini ?
![]() |
| Sumber : http://bennyantoni.blogspot.com/2011/05/whats-difference-between-good-listener.html |
Atau... pendengar yang seperti satu ini?
![]() |
| Sumber : http://uniquelifeguide.com/2012/09/be-a-good-listener.html/ |
" Seorang pendengar yang baik mencoba memahami sepenuhnya apa yang dikatakan orang lain. Pada akhirnya mungkin saja ia sangat tidak setuju, tapi sebelum ia tidak setuju, ia ingin tahu dulu dengan tepat apa yang tidak disetujuinya."
- Kenneth A. Wells -
:) Keep fighting to be a good listener, guys! :) God bless.. :)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar