Selamattt malammmmm.... ^^
*pagi..siang..sore.. buat waktu kapanpun posting ini dibaca*
haha
Hmm hmmm hmmm..
Menghela nafas..
Siapa yang paling suka menghela nafasssss?
Fakta membuktikannn
Kalo capek... Menghela nafas..
Kalo pusing... Menghela nafas..
Kalo bingung... Menghela nafas...
Kalo sedih... Menghela nafas...
hahahaha
Fakta versi Dea tapii.. XD
Kenapa fakta versi dea?
Karena pelakunya adalah saya sendiri.. haha
Tapii, beberapa teman juga ada yang seperti itu *pembelaan-diri*
haha
Tapii.. Tahukah kamu?
Menghela nafas itu dapat menurunkan semangat dan minat...
Positifnya, saat menghela nafas kita memberi oksigen masuk dalam tubuh..
Nahh.. yang digaris bawahi adalah yang negativenya.. Yaitu menurunkan semangat dan minat..:)
Mungkin bagi sebagian orang yang tegar dan pendiriannya kuat, menghela nafas adalah sebagai sampingan untuk menghilangkan tekanan yang dirasakan tubuh dan memberi waktu oksigen masuk lebih dalam. Tapi untuk beberapa orang yang sudah merasakan putus asa, marah, pusing, bingung, dan lain - lain akan menganggap menghela nafas adalah hal yang otomatis akan keluar tanpa direncanakan oleh tubuh. Tapi dampaknya bisa membuat semangat tambah turun.. Dampak yang selanjutnya? Menyerah..
Warning!!!
Ketika si menghela nafas sering terjadi dalam keseharian anda, biasakan untuk memiliki tameng terlebih dahulu!
Mengapa?
Karena dengan kita punya tameng, kita tahu setelah bseristirahat sejenak (baca:menghela nafas) kita sudah punya kewajiban untuk bangkit lagi, coba lagi, dan lanjutkan..
Kita ambil saja contohnya untuk Cita dan Asa..
Cita itu seperti wajah tanpa make up.
Dan Asa itu seperti make up.
Andai saya... hahaha
Sekarang mari bayangkan bersama - sama...
Kita adalah seorang pria/wanita yang suatu hari pada usia berapa pun akhirnya menyadari secara penuh inilah wajah kita, cita kita.. Masih murni.. Masih polos..
Kita ingin memolesnya untuk lebih cantik atau lebih ganteng dari yang seadanya. :)
Yang kita lakukan apa?
Kita membeli alat make up baik untuk pria atau wanita. Dan sleanjutnya kita akan melakukan proses make up..
Seperti kertas kosong yang akan diberi sebuah gambar untuk dapat dipandang dan dinikmati si pelihatnya..
Saat kita melakukan proses make up, banyak yang dapat terjadi..
Kita bisa membuat alis yang kanan dengan sempurna, tapi alis yang kiri belum tentu bisa sama dan sempurna..
Kita bisa memberi lipstik tanpa keluar dari garis bibir yang dibentuk, atau kita memberi lipstik pada bibir dan hasilnya terlalu tebal atau melenceng.
Atau kita memberi blush on untuk tampak lebih manis pada pipi sebagai tujuannya, tapi bisa saja membuat kita tampak seperti genit atau terlalu menor karena blush on yang terlalu tebal..
Saat melakukan proses make up kita berusaha sebaik baiknya untuk membuat wajah alami kita tampak lebih indah..
Tidak salah.
Karena dari itulah terciptanya kreatifitas..
Terciptanya keberanian berkarya..
Terciptanya suatu kesalahan untuk menjadi pelajaran..
Nahh..
Bayangan diatas ini sama pula dengan kita dan cita kita..
Cita kita butuh asa yang harus dirajut..
Dari memasukan benang wol pertama pada lubang jarum..
Lalu berusaha memulai dari awal untuk merajut tanpa ada kesalahan sedikitpun demi kelanjutan dalam merajut asa..
Ditengah - tengah merajut asa untuk menggapai cita muncullah helaan nafas karena ketidaksabaran mulai muncul, munculah penundaan karena bosan, dan banyak hal yang biasa disebut rintangan atau cobaan.
Langkah selanjutnya apa?
Buatlah cita kita bersahabat dengan asa..
Saat seseorang ditanya tentang cita - citanya apa, ia yang sangat menyukai citanya akan menjawab dan menceritakan dengan penuh semangat. Tapi tidak menyertakan rajutan asanya.. :)
Saya baru menyadari ketika sebenarnya cita itu perlu untuk tetap disandingkan dengan asa.
Mereka perlu untuk berhsabat.
Karena sama dengan NOL BESAR ketika kita menggebu - gebu dengan cita kita tapi kita tidak menggebu - gebu dengan asa yang ada. Mereka tidak akan pernah menyatu jika tidak kita satukan.
Terlebih lagi asa yang dirajut tidak sejalan atau tidak sesuai dengan cita apa yang akan kita wujudkan..
:)
Buatlah citamu dapat bersahabat dengan asamu..:)
Sehingga kedepan jalanmu untuk membuat citamu berhasil digapai akan menjadi jalan yang sukses untuk dibagikan dalam cerita atau lainnya. :)
Bagaimana caranya?
Semua orang punya caranya sendiri untuk membuat citanya, menyusun asanya, dan membuat keduanya bersahabat.. :)
Hanya mungkin sama untuk satu hal..
Yaitu jangan biarkan helaan nafas, cobaan, atau rintangan lainnya menjadi penghalang bahkan sebagai penghancur.. ;)
Semangatttt temannnn!!
Saya juga masih berjuang untuk mempertahankan asa dan cita.. ^^
Satu lagi, tidak ada waktu yang terlambat, usia yang terlalu tua untuk memulai memutuskan apa cita kita dan rajutan asa seperti apa yang akan dirajut.. ^^
God bless you..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar