Haii semuaaa... =D
Posting posting posting dan posting terusss.. hehehe..
Mumpung saya dapat meluangkan waktu nih teman - teman.. Dan lagi punya semangat luar biasa buat nulis suka-suka .. hahaha..
Jadiii... beberapa yang lalu sebelum memasuki hari liburan, saya datang disebuah rapat yang luar biasa.. Selain saya dapat pesan yang sudah saya tulis di posting "Belajar MENGINVESTASIKAN Terlebih Dahulu" saya juga mendapat pelajaran yang luar biasa lagii.. hehe.. Jadi bener" double dapat pelajarannya.. XD So thankful..
Seperti apa yang saya tulis dalam posting "Belajar MENGINVESTASIKAN Terlebih Dahulu" bahwa intinya dalam sebuah kepanitiaan yang membangun suatu acara pasti memiliki hal yang paling penting, yaitu dana. Diamana dana itu sendiri adalah salah satu hal yang menunjang keberhasilan sebuah acara. Salah satu lho yaa, bukan secara garis besar dana adalah yang terpenting untuk keberhasilan sebuah acara. =D
Nah... Untuk pelajaran kedua yang saya dapatkan dalam rapat itu dimulai dari seorang teman yang berbicara tentang tema acara kita. Jadi, acara kepanititaan saya adalah "Metamorfosa". Teman - teman semua pasti sudah tahu apa sih metamorfosa itu, bukan? Semua pasti berpacu pada perkembangan atau proses bagaimana dari ulat dapat menjadi kupu - kupu. =D
Itu lah yang terjadi dalam sebuah kepanitiaan. Tidak hanya dalam kepanitiaan, dalam kehidupan kita pun juga. Kita pasti punya proses metamorfosa dalam hidup kita, dengan jalan yang berbeda. Ada yang gagal dalam masa menjadi ulat, karena harus terinjak, meninggalkan bekas, dan hilang. Atau gagal dalam proses menjadi kepompong. Ada yang justru hancur dari dalam dan merusak yang lainnya juga, sehingga gagal. Atau justru ada yang gagal menjadi kupu - kupu. Semuanya dapat terjadi bukan dalam kehidupan kita? :)
Tinggal bagaimana kita memperbaikinya setelah kegagalan itu ada.
Dalam rapat itu, teman saya bertanya, "Dari proses metamorfosa itu kalian sekarang ini sedang menjadi apa sih?"
Serentak menjawab, "Kepompong..."
Tapi jawaban itu salah. Kami dianggap masih menjadi ulat. Saya sempat tercengan penolakan jawaban kami dan dianggap salah oleh teman saya. Tapi kemudian saya coba memikirkan apa yang teman saya jawab.
Kami, masih dianggap menjadi ulat karena yang kami lakukan hanya makan,,, makan,,, makan,,, dan makan. BELUM MENGHASILKAN APAPUN...
Ketika kita sudah menjadi kepompong, kita sudah mengumpulkan sesuatu dan sedang memprosesnya untuk menjadi SESUATU...
Benar juga sih.. Karena kami memang belum bergerak untuk menghasilkan dana.
Dan ditambah juga, kami ini ulat yang hanya makan dahan - dahan bawah pohon saja.
Kalau teman - teman tahu iklan dalam televisi yang mengatakan, " pucuk... pucuk... pucuk..."..
Ulat kan itu? Dan mereka ingin mencapai pucuknya bukan?
Itu adalah iklan yang mendidik juga teman - teman.
Jarang sekali saat menjadi ulat kita ingin naik terus sampai puncak, sampai pucuknya..
Berusaha keras untuk sampai pucuk itu jarang sekali. Kita suka makan ditempat yang nyaman..
Dan menunggu seperti itu untuk menjadi kepompong..
=D
Metamorfosa... Tahap - tahap untuk menuju sebuah perubahan...
Jangan sia - siakan itu...Lakukan sebaik - baiknya...
Buatlah metamorfosa hidupmu itu berharga dan berbeda dari biasanya... :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar