Sabtu, 21 September 2013

Kita tak pernah Tahu. :)


Hello everyoneee… 
Its nice to see you again by face and tulisan saya pribadi.. (bukan dengan saya tentunya).
Selamat sore karena berhubung saya menulis pada sore hari..
Sekilas saja, ada sedikit yang ingin saya sharekan sebelum masuk pada apa yang akan saya bagi pada posting kali ini..

Hmm…
Hari ini, tepatnya sore ini.. Cita – cita saya mula tercapai perlahan sepertinya.. 
Mengapa?
Karena finally saya mencapai kenyamanan pada diri saya sendiri untuk menemukan tempat yang tepat menuangkan segala ide, pikiran, atau bahan untuk tulisan.
Finally saya bias punya café yang membuat saya jatuh cinta dengannya dan saya merasa nyaman untuk di café ini menulis dengan waktu sesuka hati saya.. hahahah
Itu bahagia versi saya. Saya membagikan untuk sekedar intermezzo karena saya ingin lebih mengajak kalian semua yang membaca ini untuk bahagia.. J Caranya dengan apa bagaimana atau harus apa? Itu semua ditangan kalian. J Bahagia tidak harus sesuai dengan versi saya tadi, tapi bahagiamu bisa jadi lebih menyenangkan dari apa yang saya dapatkan selama ini.. hehehe.. 

Well…
Judul posting hari ini adalah “Kita Tidak Pernah Tahu”
Hmm..
Sebenarnya banyak yang ingin saya tuang hari ini, karena sudah lebih dari seminggu banyak sekali yang tidak tertuang di blog ini. Bisa dibayangkan di otak saya ini seberapa ruwetnya.. haha
Begini ceritanya kenapa saya bisa memilih judul itu.. 
Pagi hari ini saya di bbm oleh salah satu sahabat saya. Dia mengajak saya untuk bertemu di kampus. Ada hal penting yang ingin dia sampaikan dan meminta saya untuk mengajarinya. 
Tentu, sebagai sahabat saya dengan rela hati (jujur) akan menjawab iya dan betapa senangnya hati ini bisa bertemu dengan sahabat. 
Kami membuat perjanjian untuk bertemu siang hari sekitar pukul setengah dua siang. 
Disaat kami bertemu ternyata baru terbukalah semua apa sih yang akan sahabat saya ceritakan.. Kembali lagi semua masalahnya pada hal cinta. Hahaha
Sepertinya masa muda ini adalah masa yang tidak akan lepas dari yang namanya percintaan. (Tapi ga sepenuhnya benar sih menurut saya.. ) Tapi iya ga sih menurut kalian? Haha..
Hmm..
Permasalahannya adalah tentang bagaimana sahabat saya bertemu dengan seorang pria yang membuat dia jatuh hati tapi juga masih memikirkan banyak hal apakah pria itu pantas untuk diterima..
Saya kira hari ini adalah hari dimana saya akan panjang lebar menasehati sahabat saya. Karena, sejauh ini beberapa sahabat – sahabat saya jika bercerita tentang kisah mereka, jauh lebih meminta saran saya, bukan bertukar pikiran. Saya tidak bermaksud terlalu percaya diri tentang hal itu, tapi itulah yang saya rasakan. 
Tapiiiiiiiiiii…
Ternyata oh ternyata..
Dengan menggunakan kalimat yang memancing lawan bicara kita, “Hmmm.. Apa ya yang salah dari seseorang ketika dia selalu putus saat pacaran?”
Saya mendapatkan jawaban yang menakjubkan bin ajaib dari kalimat pertanyaan yang nan menjebak itu.. hahaha..
Saya melihat perubahan pada sahabat saya.
Dia dulunya adalah orang yang kurang percaya diri, selalu paranoid, dan tidak mudah menyelesaikan masalahnya sendiri. Hahaha.. (Maaf ya sobat kalo baca, bukan bermaksud menjelekkan, hanya feedback.. *oupss*) haha..
Tapiii.. kalimat pertanyaan yang memancing itu membuatnya menjawab dengan bijaksana serta bijaksini.. haha.
Hmm..
Dia menjawab, “Tidak ada yang salah. Tapi kita hanya belum bertemu dengan orang yang tepat sehingga kita sering dilepas atau melepas orang yang sudah kita terima sejauh hubungan pacaran.”
WOWWW.. Jawaban itu jujur tidak pernah ada dipikiran saya lho sebelumnya.. haha..
Mungkin pernah ada, tapi anggap saja tidak pernah ada atau saya lupa.. 
Kesimpulannya.. 
Kita tidak akan pernah tau kapan orang sudah berhasil dari tahap atau masa prosesnya menuju pada masa yang baik atau indah untuk orang tersebut, sampai kita melihat hasilnya.
Dan hari ini..
Saya, Adrea, sebagai seorang sahabat mentahbiskan, bahwasannya sahabat saya berhasil melalui tahap atau masa galaunya, melownya, atau serba emosionalnya ia dulu.
Hehehe.
Keren ya? (anggap saja keren.. Maksa mode ON)
Hahaha..
Menulis kesimpulan ini sedikit terharu, tapi lebih banyak bangganya.. haha.
Tuhan memberkaitmu teman.. Semoga proses kalian tentang apapun itu, bisa berhasil dengan indah. J 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar