Alohaaa..
Ohayou Gozaimasu subete no tomodachiiii...
haha
Selamat pagiiii selamat pagiiii teman" semuanyaaaa~
Well..
Saya habis hibernasi selama kurang lebih 10 jam. hoammm~
Senangnyaaa bisa tidur sepanjang ituu.. hahaha
Setelah perjalanan cukup melelahkan di hari sabtu kemarin.. :)
Kemarin Sabtu saya beserta teman-teman Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi dan teman-teman mahasiswa lainnya pergi ke Pura Group dan Dua Kelinci..
Kudus dan Pati.. :)
Perjalannya cukup singkat, ilmu yang didapat cukup banyak yang baru dan lebih memperkuat teori yang kami dapat di perkuliahan menjadi nyata di depan mata kami.. :) Tapiiii, yang namanya tubuh, lelah juga kalau perjalannya terus bersambung.. haha.. Inilah yang jadi satu alasan kenapa saya butuh tidur lebih dari 8 jam.. XD
Mungkin ada yang belum tahun tentang Pura Group, seperti ini nih gambar company nya.. :)
Nah itu dia sekilas gambarnya.. :)
Pura Group ini nihh, yang menciptakan bungkus pasta gigi kita, terus cover cup mie instan yang sering anak kos makan, terus rokok, produk unilever, uang yang kita gunakan, uang negara lain, dan masih banyak lagi..
Nah di dalam gedung itulah kemarin kita berkunjung dan belajar banyak sekali tentang kenyataan di dunia kerja.. :)
Tetapiii, hanya satu yang paling saya sukailah yang akan saya bahas dimana hal itu saya dapat dari Psychology Goes to Company di Pura Group..
Judul yang saya tulis : "A right man on the right place"..
Itu yang saya paling suka dari keseluruhan yang saya pelajari dalam Pura Group.. :)
Terima kasih buat Mbak Tata yang sudah membuka mata kami tentang seperti apa kenyataan dunia kerja dan sekarang kami sudah bisa memulai untuk men-setting pemikiran kami sebelum lepas dari kuliah untuk mulai menjadi seorang yang siap melihat dunia kerja dan merasakannya tanpa keegoisan seseorang yang lulus dari dunia perkuliahan..
Cukup ekstrim juga yang dijelaskan tentang dunia kerja itu seperti apa aslinya..
Tapi.. hmm.. Cukup baik juga untuk tahu lebih awal.. hehe..
Khususnya buat saya yang hobinya tidur dan baca buku.
Biar bisa lebih terjaga dan lebih mempersiapkan diri.. haha.. *youknowwhatimean* XD
A right man on the right place..
Berbicara mengenai kepuasan..
Siapa sih manusia di dunia ini yang didalam dunia kerja, atau tentang cita-cita, atau tentang hidupnya tidak ingin merasakan kepuasan?
Pasti tidak ada yang ingin merasakan tidak puas.. :)
Memang, taraf kepuasan ini sangat berbahaya juga.. Kalau terlalu rendah bisa menimbulkan iri hati atau hal negatif lainnya, kalau terlalu puas juga bisa menciptakan serakah.. Jadi tidak semuanya menghasilkan sisi positif.. :)
Nah...
Dalam kehidupan ketika kamu ingin bertanya pada diri sendiri apakah kamu puas dengan apa yang kami jalani?
Apakah kamu puas dengan apa yang kamu terima?
Apakah kamu puas dengan apa yang sedang kamu kejar?
Apakah kamu puas dengan hasil yang sejauh ini kamu pertahankan?
Itu semua terjawab dengan simple dari salah satu cara ini..
Dengan pertanyaan..
Are you the right man on the right place?
Apakah kamu orang yang tepat di tempat yang tepat?
Apakah kamu orang yang tepat untuk sesuatu yang kamu kejar?
:)
Kalau jawabannya antara ragu - ragu sampai tidak, kamu perlu untuk mengkoreksi diri, mengkoreksi pekerjaanmu, mengkoreksi usahamu, mengkoreksi perjuanganmu, dan paling penting mengkoreksi hatimu.. Sinkron kah dengan pemikiranmu? :)
Begitu saya mendapat kalimat super simple, "a right man on the right place"
Pikiran saya langsung lari dengan apa yang saya sedang kejar dan usahakan sekarang ini.. :)
Wuaaaaaa... langsung jleb jleb jleb..
Tapiiii..
Dibalik proses yang sedang saya lalui ini, ditambah dengan merenungkan dengan pelajaran di atas, saya rasa memang perlu kita bertanya "are you a right man on the right place? dalam diri kita masing - masing untuk bermacam hal dalam hidup.. :) Sebagai koreksi, sebagai penentu jalan yang benar.. huahahaha..
Bukan berarti ketika jawabannya ragu atau tidak lalu kita berubah haluan, tujuan, dan lain-lain..
Tapi masih bisa mengkoreksi apa yang perlu dikoreksi agar kita menjadi orang yang tepat di tempat yang tepat..
Memang... Ketika kita tidak tepat di tempat atau usaha atau perjuangan yang sedang dilakukan, itu bisa menjadi membuang - buang waktu, atau bahkan membuat kita tidak memperhatikan keinginan hati kita.. :)
Jadi intinya..
Kamu berada ditempat yang tepat dan kamu orang yang tepat itu BAIK.. Usahakanlah untuk terus berkembang menjadi lebih baik dan berguna lebih banyak lagi..
Supaya apa? Hidupmu ini penuh artiii... *sok bijak* hahaha.. But its true.. :)
Kalau kamu memang tida berada ditempat yang tepat, atau kamu bukan orang yang tepat itu BUKAN BERARTI BURUK.. Masih ada yang bisa di ubah.. Tempatnya, kamunya, atau caranya.. Selalu ada cara.. :p
:)
A right man on the right place...
Hmm..
Saya masih butuh untuk merenung soal ini.. haha..
Teman - teman semangat ya untuk menemukan apa yang tepat untuk hidupmu!!!! ^^
Jangan buang - buang waktu... Percaya pada saya, kamu akan merasa menyesal jika membuang banyak waktu.. :)
Semangat ayok Semangat!!! Kalo ga semangat ya pura-pura SEMANGAT ajaaaa!!! ^^
God blesssss...
Happy sunday ya teman - temannnnnn~
see you on the next posting.. hahaha..
My life is blessed by God, and one of the blessings from him is a lessons about life everyday. And I am pleased to share it all to share the blessings I have received.
Minggu, 15 Desember 2013
Rabu, 11 Desember 2013
Cara yang salah . . :)
Haiiii haiiii...
Malam semuaaaaaaaaa ^^
Wuahhh...
Suatu kerinduan sendiri buat saya bisa nulis blog malam ini.. haha
Well, saya menulis blog ini dengan ditemani lagu do yo want build a snow man dari film frozenn..
Biarin yah kalo iklan dikit.. haha
Cuma mau berbagi bahwa saya habis bangkit dari keterpurukan *lebayyy dikit*
haha
Tapi karena mendengar beberapa lagu dari film - film yang diproduksi oleh Disney, jadi semangat lagii.. XD
Memang lagi dapet feelnya mungkin.. hahaha..
Okeee..
Cukup basa basinya.. haha
Well, semester 7 ini sangat sangat sangat berat bagi saya..
Pertama dengan pekerjaan separoh waktu ternyata tidak mudah dijalani dengan masih mengambil mata kuliah yang cukup banyak..
Ditambah masalah hati yang lagi - lagi merasa kecewa akan keputusan seseorang..
Lalu, skripsi yang macet diperempatan jalan..
Semuanya membuat stressed out..
Benar - benar muak dan ingin lepas..
Rasa marah dan ingin menyelesaikan menjadi satu..
Bisa dibayangkan?
Saya lelah..
Ingin berhenti..
Dari apa?
Dari pekerjaan separoh waktu.
Dari kuliah psikologi.
Dan dari orang yang istimewa.
Tapiiiiiiiii...
:)
Lagi - lagi saya punya Tuhan yang tidak pernah berhenti memberi saya kekuatan dan selalu memberi inspirasi dari hal apapun itu..
Contohnya dari film Frozen..
Ada yang sudah menonton?
Atau belum?
Mari ijinkan saya ceritak sekilas.. :)
Frozen terinspirasi dari kisah The Snow Queen yang diadaptasi bebas, mengambil cerita dua putri kerajaan Arendelle, kakak beradik Elsa (disuarakan Idina Menzel) dan Anna (Disuarakan Kristen Bell). Elsa memiliki kekuatan sihir untuk mengendalikan es. Suatu ketika mereka berdua bermain salju sebelum secara tak sengaja, Elsa melukai Anna dengan kekuatannya, menyebabkan rambut Anna memutih sebagian dan tak sadar. Demi mencegah lebih banyak insiden, raja dan ratu memutuskan untuk memisahkan Anna dan Elsa agar tak bermain bersama lagi. Meski sama-sama tinggal di istana Arendell, Elsa selalu mengurung diri di kamarnya dan ayahnya mengingatkan agar ia jangan berbuat ceroboh dengan kekuatannya.
Tak disangka raja dan ratu meninggal dunia dalam kecelakaan kapal, meninggalkan Elsa yang diangkat menjadi ratu Arendel. Pada hari penobatannya untuk pertama kali Elsa bertatap muka kembali dengan Anna. Anna, yang bertemu dan jatuh cinta pada pandangan pertama dengan pangeran Hans (Santino Fontana) meminta restu Elsa untuk menikah dengan Hans. Namun Elsa tak merestuinya karena baru bertemu sehari. Kekuatan Elsa tidak dapat dikendalikan dan menimbulkan ketakutan di kalangan rakyat dan tamu istana. Elsa melarikan diri ke gunung utara dan membangun istana esnya sendiri. Ia memutuskan hidup menyendiri dan mulai merangkul kekuatannya.
Anna memutuskan menyusul Elsa untuk membujuknya kembali. Ia dibantu seorang pemuda gunung bernama Kristoff (Jonathan Groff) yang memiliki rusa lucu bernama Sven. Mereka juga berjumpa dengan manusia salju yang dihidupkan oleh kekuatan Elsa, Olaf (Josh Gad). Nasib kerajaan Arandelle ditentukan oleh pertemuan Elsa dan Anna.
Sumber : www.gatra.com
Yappp..
Saya menjadikan bahwa diri saya melakukan apa yang dilakukan Elsa..
Melarikan diri dari masalah, dan membuat diri saya menjadi seorang yang keras, murung, dan mudah marah.
Selama 3 hari saya tidak menjadi diri saya sendiri.
Jujur, tidak merasakan bahagia sama sekali.
Saya tertekan.
Tapi...
Seperti yang saya katakan di awal..
Tuhan selalu memberi caraNya untuk mengembalikan saya dalam keadaan yang normal.
:)
Saya menyadari saya salah mengambil cara untuk menyelesaikan problem saya.
MELARIKAN DIRI.
Itu salah..
Berapa banyak dari kita yang sering melarikan diri dari masalah?
:)
Saya mengakuinya, tetapi setelah mengakuinya, saya berhenti untuk melarikan diri.
Mengapa?
Karena saya tidak betah untuk menjadi seorang yang bukan diri saya.. :)
Terlebih lagi, dengan tidak menjadi diri sendiri adalah sama dengan kita melakukan kebohongan. :)
Lebih parahnya bohong pada diri sendiri.
Melarikan diri bisa dengan apapun..
Contohnya :
Banyak tugas kuliah, tapi karena merasa tak mampu, malas, atau penat. Kita menunda mengerjakan. :)
Ada lagi,
kita dikecewakan seseorang dengan keputusannya yang tidak sesuai dengan keinginan kita.
Lalu kita marah, menyimpan rasa kecewa, dan masih banyak hal lagi..
Padahal dengan ikhlas, semuanya jauh lebih mudah untuk dijalani.. :)
Tidak semuanya apa yang kita rencanakan atau inginkan akan selalu terjadi sesuai bayangan, keinginan, atau susunan rencana kita..
Kalau masih bisa berjuang menjadikan nyata memang baik.
Tapi kalau terlalu memaksakan memang tidak baik juga.. :)
Let it go.. Ikhlas..
I think thats the best choice.. :)
Semoga sharing singkat, jujur, dan diketik dengan penuh rasa kantuk ini bisa berguna..
Setidaknya berguna untuk bisa tahu bahwa film Frozen bagus juga tidak apa..hahahahaha
Tuhan memberkatimu teman teman...
^^
See you in next post.. :)
Malam semuaaaaaaaaa ^^
Wuahhh...
Suatu kerinduan sendiri buat saya bisa nulis blog malam ini.. haha
Well, saya menulis blog ini dengan ditemani lagu do yo want build a snow man dari film frozenn..
Biarin yah kalo iklan dikit.. haha
Cuma mau berbagi bahwa saya habis bangkit dari keterpurukan *lebayyy dikit*
haha
Tapi karena mendengar beberapa lagu dari film - film yang diproduksi oleh Disney, jadi semangat lagii.. XD
Memang lagi dapet feelnya mungkin.. hahaha..
Okeee..
Cukup basa basinya.. haha
Well, semester 7 ini sangat sangat sangat berat bagi saya..
Pertama dengan pekerjaan separoh waktu ternyata tidak mudah dijalani dengan masih mengambil mata kuliah yang cukup banyak..
Ditambah masalah hati yang lagi - lagi merasa kecewa akan keputusan seseorang..
Lalu, skripsi yang macet diperempatan jalan..
Semuanya membuat stressed out..
Benar - benar muak dan ingin lepas..
Rasa marah dan ingin menyelesaikan menjadi satu..
Bisa dibayangkan?
Saya lelah..
Ingin berhenti..
Dari apa?
Dari pekerjaan separoh waktu.
Dari kuliah psikologi.
Dan dari orang yang istimewa.
Tapiiiiiiiii...
:)
Lagi - lagi saya punya Tuhan yang tidak pernah berhenti memberi saya kekuatan dan selalu memberi inspirasi dari hal apapun itu..
Contohnya dari film Frozen..
Ada yang sudah menonton?
Atau belum?
Mari ijinkan saya ceritak sekilas.. :)
Frozen terinspirasi dari kisah The Snow Queen yang diadaptasi bebas, mengambil cerita dua putri kerajaan Arendelle, kakak beradik Elsa (disuarakan Idina Menzel) dan Anna (Disuarakan Kristen Bell). Elsa memiliki kekuatan sihir untuk mengendalikan es. Suatu ketika mereka berdua bermain salju sebelum secara tak sengaja, Elsa melukai Anna dengan kekuatannya, menyebabkan rambut Anna memutih sebagian dan tak sadar. Demi mencegah lebih banyak insiden, raja dan ratu memutuskan untuk memisahkan Anna dan Elsa agar tak bermain bersama lagi. Meski sama-sama tinggal di istana Arendell, Elsa selalu mengurung diri di kamarnya dan ayahnya mengingatkan agar ia jangan berbuat ceroboh dengan kekuatannya.
Tak disangka raja dan ratu meninggal dunia dalam kecelakaan kapal, meninggalkan Elsa yang diangkat menjadi ratu Arendel. Pada hari penobatannya untuk pertama kali Elsa bertatap muka kembali dengan Anna. Anna, yang bertemu dan jatuh cinta pada pandangan pertama dengan pangeran Hans (Santino Fontana) meminta restu Elsa untuk menikah dengan Hans. Namun Elsa tak merestuinya karena baru bertemu sehari. Kekuatan Elsa tidak dapat dikendalikan dan menimbulkan ketakutan di kalangan rakyat dan tamu istana. Elsa melarikan diri ke gunung utara dan membangun istana esnya sendiri. Ia memutuskan hidup menyendiri dan mulai merangkul kekuatannya.
Anna memutuskan menyusul Elsa untuk membujuknya kembali. Ia dibantu seorang pemuda gunung bernama Kristoff (Jonathan Groff) yang memiliki rusa lucu bernama Sven. Mereka juga berjumpa dengan manusia salju yang dihidupkan oleh kekuatan Elsa, Olaf (Josh Gad). Nasib kerajaan Arandelle ditentukan oleh pertemuan Elsa dan Anna.
Sumber : www.gatra.com
Yappp..
Saya menjadikan bahwa diri saya melakukan apa yang dilakukan Elsa..
Melarikan diri dari masalah, dan membuat diri saya menjadi seorang yang keras, murung, dan mudah marah.
Selama 3 hari saya tidak menjadi diri saya sendiri.
Jujur, tidak merasakan bahagia sama sekali.
Saya tertekan.
Tapi...
Seperti yang saya katakan di awal..
Tuhan selalu memberi caraNya untuk mengembalikan saya dalam keadaan yang normal.
:)
Saya menyadari saya salah mengambil cara untuk menyelesaikan problem saya.
MELARIKAN DIRI.
Itu salah..
Berapa banyak dari kita yang sering melarikan diri dari masalah?
:)
Saya mengakuinya, tetapi setelah mengakuinya, saya berhenti untuk melarikan diri.
Mengapa?
Karena saya tidak betah untuk menjadi seorang yang bukan diri saya.. :)
Terlebih lagi, dengan tidak menjadi diri sendiri adalah sama dengan kita melakukan kebohongan. :)
Lebih parahnya bohong pada diri sendiri.
Melarikan diri bisa dengan apapun..
Contohnya :
Banyak tugas kuliah, tapi karena merasa tak mampu, malas, atau penat. Kita menunda mengerjakan. :)
Ada lagi,
kita dikecewakan seseorang dengan keputusannya yang tidak sesuai dengan keinginan kita.
Lalu kita marah, menyimpan rasa kecewa, dan masih banyak hal lagi..
Padahal dengan ikhlas, semuanya jauh lebih mudah untuk dijalani.. :)
Tidak semuanya apa yang kita rencanakan atau inginkan akan selalu terjadi sesuai bayangan, keinginan, atau susunan rencana kita..
Kalau masih bisa berjuang menjadikan nyata memang baik.
Tapi kalau terlalu memaksakan memang tidak baik juga.. :)
Let it go.. Ikhlas..
I think thats the best choice.. :)
Semoga sharing singkat, jujur, dan diketik dengan penuh rasa kantuk ini bisa berguna..
Setidaknya berguna untuk bisa tahu bahwa film Frozen bagus juga tidak apa..hahahahaha
Tuhan memberkatimu teman teman...
^^
See you in next post.. :)
Selasa, 05 November 2013
S . K . R . I . P . S . I part three
Yuhuuuuuuuuuuu....
Besok holidayyyyy.....
Im so happy and excitedd....
Walaupun hari kerja tetap tidak mendapat libur (begini derita kerja di cafe), tapi yang namanya libur artinya saya punya banyak waktu di sore hari sampai malam datang lagi untuk menyelesaikan apa yang harus diselesaikan.. huahaha..
Bersyukur dapat shift kerja pagi, jadi pulang ga malam amat.. hehe..
Well...
Mengingat di kalendar seluruh rakyat Indonesia adalah merah, yang artinya holidayyy dan dimana sebuah hari raya, saya ingin mengucapkan Happy New Year 1435 Hijriah bagi yang merayakan... ^^ Semoga semua bisa hijrah ke hidup yang lebih baik.. hehehe.. ^^
Mengetik di tengah malam begini memang fantastis.. Didukung oleh mata yang mengantuk, entah kenapa menulis justru lebih cepat dan semua yg dipikirkan yang ingin dituangkan justru bisa lancar jaya.. XD haha..
By the way, masih basa basi..
Apa kabar kalian semua temannnn?? :)
Saya harap baik dan akan semakin baik buat yang merasa buruk.. :)
Akhir - akhir ini setelah saya menulis di post terakhir saya tidak pernah menulis lagi..
The reason isssssss.....
SIBUK.. (._.)
Itu alasan yang menunjukkan bahwa tidak ada niat buat nulis sih.. haha.
Soalnya kalau ada niat pun pasti bisa mengadakan waktu untuk menulis atau melakukan hal yang seharusnya sudah saya lakukan tetapi saya tunda - tunda lagii...
Padahal menunda - nunda itu tidak baik.. Jadi kesimpulannya, selama kurang lebih sepekan, saya tertekan dengan jadwal harian saya, pola tidur, dan buanyak tugas yang belum bueress.. Terlebih si skripsi cantik belum ada kemajuannya... haha..
Tapi its ok.. Saya bukan akan berhenti, saya beristirahat.. Sudah pasti harus saya kejar lagi dan saya selesaikan.. Karena sudah saya mulai.. :D
Hari ini hari senin.. Saya tidak ada janjian bertemu dengan dosen pembimbing saya yang disiplin dan high standar... Tapiiii... Saya bertemu dengan beliau di kelas...
Sedikit cemas? iya..
Kenapa? Karena minggu kemarin hari jumat saya tidak datang bimbingan untuk skripsi karena ada kelas dan saya tidak ada kesiapan untuk mengkonsultasikan sejauh mana perkembangan skripsi saya..
Sebenarnya saya sadar tidak perlu untuk cemas.. haha..
Tapi mungkin karena alam bawah sadar saya sudah di mind set bahwa beliau dosen pembimbing saya, maka begitu bertemu yang ada di pikiran saya adalah skripsi cantik saya.. hahahhaa..
Sejujur - jujur - jujur - jujur - jujurnyaaa..
Yang membuat skripsi cantik jadi terhenti 1 minggu perjalannya adalah saya belum follow up tempat saya meneliti.. hehe..
Ya ini lah bagian buruknya..
hehe
Bukan malas..
Saya hanya selalu menunda karena apa yang saya bayangkan..
Ketakutan di tolak.. Lalu bersambung pada asumsi pribadi bahwa sepertinya hari ini kurang cocok untuk datang melakukan follow up.. Lalu bersambung lagi menunda untuk esok hari.. Sampai keesokan harinya, saya menyusun rencana kapan akan datang untuk follow up kembali, tapi tertunda lagi karena banyak hal yang datang seperti ada jam kerja yang tak bisa digantikan, kuliah pengganti, dan lain lain..
Semuanya pasti kalau sudah seperti itu akan kembali pada perkataan seperti ini, "seandainya saja kalau hari itu tidak saya tunda dengan asumsi bahwa takut ditolak atau hari yang kurang cocok."
Kesimpulannya...
Rencana saya batal.. Perjalanan si skripsi cantik berhenti 1 minggu.. Dan, saya seperti dikuasai dengan apa yang saya bayangkan jika seperti ini seperti itu..
Padahal, saya sudah kena tegur banyak hal..
Lewat apa?
Pertama, ada sebuah picture yang mengatakan, "Biarlah imanmu lebih besar daripada ketakutanmu."
Kedua, picture juga dari papa tercinta yang mengatakan, "Kalau nasi sudah menjadi bubur tak perlu kuatir karena masih ada ayam, kecap, telur dan krupuk." Yang satu ini sedikit ngaco sih, tapi menghibur dan kasih pesan tersendiri.. hahaha.. *pelukpapaaa* XD
Yang ketiga, hari ini baru saya terima di kuliah dosen pembimbing saya.. hahahaha..
Pas banget tiga kali dan membuat saya kapok pok pok..
Karena seharian ini saya terbayang - bayang... Hati saya juga jadi gelisah..
Ceritanya, kelas kami hari ini agendanya adalah memberikan tugas akhir untuk UAS..
Setelah tugas dibacakan, dan contoh - contoh menyusunnya dijelaskan, seluruh mahasiswa dikelas tersebut merasakan tugas ini berat. Alasannya? Karena kami belum pernah praktek, namun harus terjun ke lapangan..
Buat saya seru sih dan sudah tidak sabar mengerjakan dengan teman - teman satu kelompok. Tapi tidak memungkiri juga kalau memang medan dan tantangannya buerat.. hahahaa..
Diakhir kelas, beliau menyadari kami para mahasiswanya merasa berat dengan tugas yang diberikan..
Akhirnya menunjukkan gambar ini :
Pasti sudah pada pernah melihat bukan? hehehe
Yappp.. Ilusi optik yang ditunjukkan.. :D
Beliau menggunakan ilusi optik ini untuk memotivasi kami sekelas.. Terlebih saya, dari ilusi ini SANGAT MEMOTIVASI untuk perjalanan skripsi cantik.. hahahhaa..
Memang TOP BGT pokoknya si bapak dosen mah.. haha..
Kasih tugas yang bisa dikatakan sangat high level, tapi diakhiri dengan memberi penguatan atau motivasi..
Sangat mendidik dan pengajar yang patut diacungi jempol.. haha..
Beliau mengatakan...
Apakah kalian dapat melihat bayangan titik hitam?
Kita semua terdiam beberapa saat untuk memastikan..
Dan hampir seluruh kelas menjawab, iya.
Lalu, beliau memanggil salah seorang mahasiswi dan disuruh maju untuk melihat lebih dekat ke layar LCD..
Beliau bertanya kembali, apakah sekarang ada titik hitamnya?
Tidak ada..
:)
Pesannya, seringkali kita kena tipu, mundur, cepat berasumsi dimana tidak tentu asumsi itu benar dari apa yang kita bayangkan.. Bukan kita lihat seacara langsung (action).. :)
Wuaaa.. rasanya jlep jlep jlepp.. XD
Mendapat tamparan untuk bangun..
Semangat 45 langsung berdiri tegak lagi dari yang tadinya miring ke arah jatuh..
buahahahhaa..
Baiklahh..
Saya juga tidak mau pelajaran berharga ini tidak di praktekan.. :D
Mari bagi teman - teman atau saya yang masih menunda atau justru menghentikan langkah, susun strategi lagi untuk mengejar atau melakukan hal - hal yang selama ini tidak berjalan baik karena bayangan kita sendiri atau pikiran kita sendiri..
^^
Semoga sharing saya ini berguna buat kita semua..
Terima kasih untuk Ferdinan Rasali teman sekelas saya, kalau tanpa dia mengatakan pemikirannya bahwa tugas itu berat karena belum ada praktek sama sekali, mungkin saja saya atau teman - teman sekelas tidak mendapat pelajaran luar biasa hari ini.. hehehehe..
God bless you temannnnnn..
See yaa.. ^^
Besok holidayyyyy.....
Im so happy and excitedd....
Walaupun hari kerja tetap tidak mendapat libur (begini derita kerja di cafe), tapi yang namanya libur artinya saya punya banyak waktu di sore hari sampai malam datang lagi untuk menyelesaikan apa yang harus diselesaikan.. huahaha..
Bersyukur dapat shift kerja pagi, jadi pulang ga malam amat.. hehe..
Well...
Mengingat di kalendar seluruh rakyat Indonesia adalah merah, yang artinya holidayyy dan dimana sebuah hari raya, saya ingin mengucapkan Happy New Year 1435 Hijriah bagi yang merayakan... ^^ Semoga semua bisa hijrah ke hidup yang lebih baik.. hehehe.. ^^
Mengetik di tengah malam begini memang fantastis.. Didukung oleh mata yang mengantuk, entah kenapa menulis justru lebih cepat dan semua yg dipikirkan yang ingin dituangkan justru bisa lancar jaya.. XD haha..
By the way, masih basa basi..
Apa kabar kalian semua temannnn?? :)
Saya harap baik dan akan semakin baik buat yang merasa buruk.. :)
Akhir - akhir ini setelah saya menulis di post terakhir saya tidak pernah menulis lagi..
The reason isssssss.....
SIBUK.. (._.)
Itu alasan yang menunjukkan bahwa tidak ada niat buat nulis sih.. haha.
Soalnya kalau ada niat pun pasti bisa mengadakan waktu untuk menulis atau melakukan hal yang seharusnya sudah saya lakukan tetapi saya tunda - tunda lagii...
Padahal menunda - nunda itu tidak baik.. Jadi kesimpulannya, selama kurang lebih sepekan, saya tertekan dengan jadwal harian saya, pola tidur, dan buanyak tugas yang belum bueress.. Terlebih si skripsi cantik belum ada kemajuannya... haha..
Tapi its ok.. Saya bukan akan berhenti, saya beristirahat.. Sudah pasti harus saya kejar lagi dan saya selesaikan.. Karena sudah saya mulai.. :D
Hari ini hari senin.. Saya tidak ada janjian bertemu dengan dosen pembimbing saya yang disiplin dan high standar... Tapiiii... Saya bertemu dengan beliau di kelas...
Sedikit cemas? iya..
Kenapa? Karena minggu kemarin hari jumat saya tidak datang bimbingan untuk skripsi karena ada kelas dan saya tidak ada kesiapan untuk mengkonsultasikan sejauh mana perkembangan skripsi saya..
Sebenarnya saya sadar tidak perlu untuk cemas.. haha..
Tapi mungkin karena alam bawah sadar saya sudah di mind set bahwa beliau dosen pembimbing saya, maka begitu bertemu yang ada di pikiran saya adalah skripsi cantik saya.. hahahhaa..
Sejujur - jujur - jujur - jujur - jujurnyaaa..
Yang membuat skripsi cantik jadi terhenti 1 minggu perjalannya adalah saya belum follow up tempat saya meneliti.. hehe..
Ya ini lah bagian buruknya..
hehe
Bukan malas..
Saya hanya selalu menunda karena apa yang saya bayangkan..
Ketakutan di tolak.. Lalu bersambung pada asumsi pribadi bahwa sepertinya hari ini kurang cocok untuk datang melakukan follow up.. Lalu bersambung lagi menunda untuk esok hari.. Sampai keesokan harinya, saya menyusun rencana kapan akan datang untuk follow up kembali, tapi tertunda lagi karena banyak hal yang datang seperti ada jam kerja yang tak bisa digantikan, kuliah pengganti, dan lain lain..
Semuanya pasti kalau sudah seperti itu akan kembali pada perkataan seperti ini, "seandainya saja kalau hari itu tidak saya tunda dengan asumsi bahwa takut ditolak atau hari yang kurang cocok."
Kesimpulannya...
Rencana saya batal.. Perjalanan si skripsi cantik berhenti 1 minggu.. Dan, saya seperti dikuasai dengan apa yang saya bayangkan jika seperti ini seperti itu..
Padahal, saya sudah kena tegur banyak hal..
Lewat apa?
Pertama, ada sebuah picture yang mengatakan, "Biarlah imanmu lebih besar daripada ketakutanmu."
Kedua, picture juga dari papa tercinta yang mengatakan, "Kalau nasi sudah menjadi bubur tak perlu kuatir karena masih ada ayam, kecap, telur dan krupuk." Yang satu ini sedikit ngaco sih, tapi menghibur dan kasih pesan tersendiri.. hahaha.. *pelukpapaaa* XD
Yang ketiga, hari ini baru saya terima di kuliah dosen pembimbing saya.. hahahaha..
Pas banget tiga kali dan membuat saya kapok pok pok..
Karena seharian ini saya terbayang - bayang... Hati saya juga jadi gelisah..
Ceritanya, kelas kami hari ini agendanya adalah memberikan tugas akhir untuk UAS..
Setelah tugas dibacakan, dan contoh - contoh menyusunnya dijelaskan, seluruh mahasiswa dikelas tersebut merasakan tugas ini berat. Alasannya? Karena kami belum pernah praktek, namun harus terjun ke lapangan..
Buat saya seru sih dan sudah tidak sabar mengerjakan dengan teman - teman satu kelompok. Tapi tidak memungkiri juga kalau memang medan dan tantangannya buerat.. hahahaa..
Diakhir kelas, beliau menyadari kami para mahasiswanya merasa berat dengan tugas yang diberikan..
Akhirnya menunjukkan gambar ini :
Pasti sudah pada pernah melihat bukan? hehehe
Yappp.. Ilusi optik yang ditunjukkan.. :D
Beliau menggunakan ilusi optik ini untuk memotivasi kami sekelas.. Terlebih saya, dari ilusi ini SANGAT MEMOTIVASI untuk perjalanan skripsi cantik.. hahahhaa..
Memang TOP BGT pokoknya si bapak dosen mah.. haha..
Kasih tugas yang bisa dikatakan sangat high level, tapi diakhiri dengan memberi penguatan atau motivasi..
Sangat mendidik dan pengajar yang patut diacungi jempol.. haha..
Beliau mengatakan...
Apakah kalian dapat melihat bayangan titik hitam?
Kita semua terdiam beberapa saat untuk memastikan..
Dan hampir seluruh kelas menjawab, iya.
Lalu, beliau memanggil salah seorang mahasiswi dan disuruh maju untuk melihat lebih dekat ke layar LCD..
Beliau bertanya kembali, apakah sekarang ada titik hitamnya?
Tidak ada..
:)
Pesannya, seringkali kita kena tipu, mundur, cepat berasumsi dimana tidak tentu asumsi itu benar dari apa yang kita bayangkan.. Bukan kita lihat seacara langsung (action).. :)
Wuaaa.. rasanya jlep jlep jlepp.. XD
Mendapat tamparan untuk bangun..
Semangat 45 langsung berdiri tegak lagi dari yang tadinya miring ke arah jatuh..
buahahahhaa..
Baiklahh..
Saya juga tidak mau pelajaran berharga ini tidak di praktekan.. :D
Mari bagi teman - teman atau saya yang masih menunda atau justru menghentikan langkah, susun strategi lagi untuk mengejar atau melakukan hal - hal yang selama ini tidak berjalan baik karena bayangan kita sendiri atau pikiran kita sendiri..
^^
Semoga sharing saya ini berguna buat kita semua..
Terima kasih untuk Ferdinan Rasali teman sekelas saya, kalau tanpa dia mengatakan pemikirannya bahwa tugas itu berat karena belum ada praktek sama sekali, mungkin saja saya atau teman - teman sekelas tidak mendapat pelajaran luar biasa hari ini.. hehehehe..
God bless you temannnnnn..
See yaa.. ^^
Jumat, 18 Oktober 2013
Menerima
Haiii haiii...
Selamat pagi menjelang siang teman - temannnn.... :)
Panas kah hari ini buat kalian?
Buat saya iya..
Saya mah cuma diam saja bisa tetap berkeringat.. Amazing.. haha..
Kalau di daerah tropis begini panas seperti ini, apa kabar kutub sana yah? *curious*
Mungkin tindakan kita untuk menjaga alam memang perlu ditingkatkan kali ya?
Sebenarnya kalau dilihat, sudah banyak kok yang dilakukan pemuda - pemuda, atau orang - orang yang peduli lingkungan dan alam. Tapi sepertinya masih kurang..
Dijalan terkadang saya juga masih melihat orang - orang yang naik mobil atau motor dengan santainya membuang sampah ditangan mereka dijalanan.. huaaa.. Kalau lihat seperti itu rasanya mau aja untuk negur, tapi nyali saya ciut.. hahaha.. Malas cari masalah.. :p
*okefokus*
:D
Terlepas dari basa basi tadi, sebenarnya menerima keadaan cuaca, alam, lingkungan itu juga berpengaruh dan dipengaruhi.. :) Kalau kita menerima keadaan lingkungan kita, saya rasa untuk beradaptasi dan mengubah yang buruk akan jauh lebih mudah.. Dan lingkungan kita pun juga dipengaruhi oleh bagaimana kita bertindak. Saling berhubungan bukan? :)
hehe
*okeefokuslagii*
Tapii...
Bukan masalah lingkungan yang akan saya bahas.. hehe..
Kemarin kamis, ada seorang anak perempuan yang mengidap penyakit ternama di dunia, kanker..
Melalui anak ini, saya belajar tentang arti penerimaan, menerima, diterima.
Belajar darimananya?
Kanker yang dialami?
Bukann..
Tapi cerita hidupnya.. :)
Singkat saja ceritanya seperti ini..
Disekolahnya ada seorang anak perempuan juga, temannya, yang memang nyentrik dalam berbusana dan berpenampilan. Salah satu nyentriknya ada pada rambutnya. Rambutnya itu dipotong botak. Cewek lhooh.. Tapi nyata dipotong botak.
Nahh.. si anak perempuan yang menderita kanker ini heran. Temannya itu kenapa harus mau berpenampilan botak? Terus, yang lebih dia heran lagi, kenapa teman perempuannya itu sudah botak, aneh, tapi juga banyak yang suka.
Suatu hari dia tanya, kamu botak tapi kok banyak yang suka? Sedangkan saya kok tidak.
Jawab temannya itu, "Iya donk. Aku botak, tapi kan aku sehat. Kamu botak, tapi kamu kan sakit - sakitan."
Ooo noo..
haha..
Itu jawaban yang membuat anak perempuan yang terkena kanker itu menjadi mendengar hal yang tidak seharusnya didengar. Karena bisa mematahkan semangatnya untuk sembuh.
Tapi... semangatnya memang langsung turun teman - teman.
Dia bertanya seperti ini, "Kak, sampai kapan ya orang botak dan sakit - sakitan bisa akhrinya disukai?"
Hmm..
Tidak bisa menjawab, yang bisa dilakukan hanya memeluk dan sedikit meneteskan air mata.. hahaha
Bukan berbicara bahwa anak kecil kok sudah tahu tentang suka, lawan jenis, dicintai, dihargai. Tapi memang dilihat dari usianya, memang anak itu sudah waktunya mengenal lawan jenis, merasakan suka lawan jenis, disukai lawan jenis. Tapi dia tidak bisa mendapat semuanya itu karena kondisi, paling hanya sebatas dia menyukai. Untuk disukai kembali? Dia meyakini bahwa tidak ada. Terlebih setelah apa yang diucapkan temannya tadi. :)
Hal tersebut hanya sebagai contoh cerita saja tentang menerima.
Menerima tidak harus selalu dihubungkan dengan penyakit apa yang kita idap, kekurangan mencolok apa yang kita miliki, menerima diri setelah patah hati atau ditolak orang yang disayang, nilai ujian buruk, dan masih banyak hal lainnya.
Tidak selalu hal yang buruk.
Terkadang diri kita sendiri pun yang sudah baik, cantik, cakap, dan lain hal yang positif masih sering tidak bisa diterima.
Apa yang menyebabkan hal yang sebenarnya baik dalam kita ternyata masih tidak dapat kita terima?
Perkataan orang lain tentang kita.
Pemikiran yang negative.
Ada seorang teman yang tidak suka dengan jari jemarinya, karena pendek - pendek.
Ada seorang yang tidak suka dengan bentuk tubuh, karena dirasa masih kurang langsing.
Sebenarnya, mereka sudah cantik, memiliki kelebihan masing - masing, tapi tidak bisa menerima.
Dilihat darimana?
Komentar orang tentang kekurangan mereka, sehingga menyebabkan mereka tidak bisa menerima apa adanya.
Untuk menjadi pribadi yang mau menerima dengan tulus sebenarnya bukan dari bagaimana hal itu dilihat? bagus atau tidak. Apa kata orang? Negative atau positive. Bukan itu.
Tapi melihat kenyamanan kita pada suatu hal yang menurut orang kurang, negative, dan lain - lain.
Sering sekali, terus mengubah terus memperbaiki dan hasilnya kacau atau buruk hanya karena apa pendapat orang, bagaimana ini akan tampak didepan orang, sudah baik kah, dan lain - lain.
:)
Menerima tidak mudah.
Tapi kalau mau menerima pasti mudah.. :)
God blesssss
Selamat pagi menjelang siang teman - temannnn.... :)
Panas kah hari ini buat kalian?
Buat saya iya..
Saya mah cuma diam saja bisa tetap berkeringat.. Amazing.. haha..
Kalau di daerah tropis begini panas seperti ini, apa kabar kutub sana yah? *curious*
Mungkin tindakan kita untuk menjaga alam memang perlu ditingkatkan kali ya?
Sebenarnya kalau dilihat, sudah banyak kok yang dilakukan pemuda - pemuda, atau orang - orang yang peduli lingkungan dan alam. Tapi sepertinya masih kurang..
Dijalan terkadang saya juga masih melihat orang - orang yang naik mobil atau motor dengan santainya membuang sampah ditangan mereka dijalanan.. huaaa.. Kalau lihat seperti itu rasanya mau aja untuk negur, tapi nyali saya ciut.. hahaha.. Malas cari masalah.. :p
*okefokus*
:D
Terlepas dari basa basi tadi, sebenarnya menerima keadaan cuaca, alam, lingkungan itu juga berpengaruh dan dipengaruhi.. :) Kalau kita menerima keadaan lingkungan kita, saya rasa untuk beradaptasi dan mengubah yang buruk akan jauh lebih mudah.. Dan lingkungan kita pun juga dipengaruhi oleh bagaimana kita bertindak. Saling berhubungan bukan? :)
hehe
*okeefokuslagii*
Tapii...
Bukan masalah lingkungan yang akan saya bahas.. hehe..
Kemarin kamis, ada seorang anak perempuan yang mengidap penyakit ternama di dunia, kanker..
Melalui anak ini, saya belajar tentang arti penerimaan, menerima, diterima.
Belajar darimananya?
Kanker yang dialami?
Bukann..
Tapi cerita hidupnya.. :)
Singkat saja ceritanya seperti ini..
Disekolahnya ada seorang anak perempuan juga, temannya, yang memang nyentrik dalam berbusana dan berpenampilan. Salah satu nyentriknya ada pada rambutnya. Rambutnya itu dipotong botak. Cewek lhooh.. Tapi nyata dipotong botak.
Nahh.. si anak perempuan yang menderita kanker ini heran. Temannya itu kenapa harus mau berpenampilan botak? Terus, yang lebih dia heran lagi, kenapa teman perempuannya itu sudah botak, aneh, tapi juga banyak yang suka.
Suatu hari dia tanya, kamu botak tapi kok banyak yang suka? Sedangkan saya kok tidak.
Jawab temannya itu, "Iya donk. Aku botak, tapi kan aku sehat. Kamu botak, tapi kamu kan sakit - sakitan."
Ooo noo..
haha..
Itu jawaban yang membuat anak perempuan yang terkena kanker itu menjadi mendengar hal yang tidak seharusnya didengar. Karena bisa mematahkan semangatnya untuk sembuh.
Tapi... semangatnya memang langsung turun teman - teman.
Dia bertanya seperti ini, "Kak, sampai kapan ya orang botak dan sakit - sakitan bisa akhrinya disukai?"
Hmm..
Tidak bisa menjawab, yang bisa dilakukan hanya memeluk dan sedikit meneteskan air mata.. hahaha
Bukan berbicara bahwa anak kecil kok sudah tahu tentang suka, lawan jenis, dicintai, dihargai. Tapi memang dilihat dari usianya, memang anak itu sudah waktunya mengenal lawan jenis, merasakan suka lawan jenis, disukai lawan jenis. Tapi dia tidak bisa mendapat semuanya itu karena kondisi, paling hanya sebatas dia menyukai. Untuk disukai kembali? Dia meyakini bahwa tidak ada. Terlebih setelah apa yang diucapkan temannya tadi. :)
Hal tersebut hanya sebagai contoh cerita saja tentang menerima.
Menerima tidak harus selalu dihubungkan dengan penyakit apa yang kita idap, kekurangan mencolok apa yang kita miliki, menerima diri setelah patah hati atau ditolak orang yang disayang, nilai ujian buruk, dan masih banyak hal lainnya.
Tidak selalu hal yang buruk.
Terkadang diri kita sendiri pun yang sudah baik, cantik, cakap, dan lain hal yang positif masih sering tidak bisa diterima.
Apa yang menyebabkan hal yang sebenarnya baik dalam kita ternyata masih tidak dapat kita terima?
Perkataan orang lain tentang kita.
Pemikiran yang negative.
Ada seorang teman yang tidak suka dengan jari jemarinya, karena pendek - pendek.
Ada seorang yang tidak suka dengan bentuk tubuh, karena dirasa masih kurang langsing.
Sebenarnya, mereka sudah cantik, memiliki kelebihan masing - masing, tapi tidak bisa menerima.
Dilihat darimana?
Komentar orang tentang kekurangan mereka, sehingga menyebabkan mereka tidak bisa menerima apa adanya.
Untuk menjadi pribadi yang mau menerima dengan tulus sebenarnya bukan dari bagaimana hal itu dilihat? bagus atau tidak. Apa kata orang? Negative atau positive. Bukan itu.
Tapi melihat kenyamanan kita pada suatu hal yang menurut orang kurang, negative, dan lain - lain.
Sering sekali, terus mengubah terus memperbaiki dan hasilnya kacau atau buruk hanya karena apa pendapat orang, bagaimana ini akan tampak didepan orang, sudah baik kah, dan lain - lain.
:)
Menerima tidak mudah.
Tapi kalau mau menerima pasti mudah.. :)
God blesssss
Rabu, 16 Oktober 2013
Cerita Sahabat : Bagian Keempat
Selamat sore semuanyaaa....
Hows your day? :)
Fine? Sad? happy? Great?
Apapun itu semangat yakkkkk!!
:)
Welll...
Ini posting singkat saja.. haha..
Hanya menuangkan sedikit pemikiran saya tentang sahabat.. :D
Hmmm...
Dengan kesibukan yang saya miliki akhir - akhir ini saya jadi berpikir bahwa waktu luang saya semakin semakin dan semakin tidak ada..
Tapi bersyukurnya waktu untuk menulis, keluarga, dan orang yang disayang ada.. hehe..
Itu sih point - point positivenya..
Tetap saja ada juga point negativenya..
Waktu untuk sahabat..
Hmm..
Ini nih yang bikin saya sore ini jadi punya kerisauan hati dan pemikiran yang mengganggu saya selama beraktivitas..
Beberapa malam yang lalu, seorang sahabat saya meng-update status di jejaring sosial. Saya rasa karena dia sedang down sekalai secara semangat, jadi saya berniat untuk menghubungi dan langsung mengkomunikasikan dengannya. Saya akhirnya mengirim pesan. Saya menanyakan kabar, dan lain - lain.
Saya berempati sekaligus saya menyapa untuk meluapkan kepada sahabat yang saya temui saat smp.. hehe..
Tapi alhasil, jawabannya simple, hanya satu kalimat.
"Gapapa, kamu pasti ga mau dengar."
Terkejut iya. Kecewa juga iya karena dijawab seperti itu.
Tapi kembali bersyukurnya, saya sudah mengenal sahabat saya ini dengan benar nar narrrr...
Jadi saya adalah sahabat yang keras kepala. Dan begitu pula dengan dia. Kami sempat bertengkar heboh saat kelas 2 SMA sampai - sampai kalau mengingat saya tertawa sendiri karena kami seperti kanak - kanak saja, begitu bertengkar malah nangis satu sama lain. hahahaha... *oke fokus lagi*
Well... Sebut saja X.. X nih ya kalau sudah keras kepala, dan saya keras kepala, saya justru keras kepala untuk tahu apa yang terjadi kepada sahabat saya si X ini.. hahaha..
Jadi dia magnet negative, saya positivenya.. XD
Finally dia cerita.. hehehe.. *Tadaaa...saya berhasilll*
hahaha..
Nahhh itu dia cerita pembukaannya.. hehe
Hanya saja dibalik kami bercerita dia menghimpitkan satu pesan... :)
Yang intinya adalah : Saya kemana saja sebagai sahabat? :) Dia kesepian..
Dan saya tidak ada disitu...
Cukup sedih sih...
Bukan karena sahabat saya mengkritik kehadiran saya atau tidak, tapiiii
secara umunnya, saya jadi berpikir dan iya juga ya kalau saya sibuk akan suatu hal misalnya pekerjaan saya jadi tidak imbang untuk waktu sahabat..
Itu sedih sih buat saya.. haha.
Tapi tanggung jawab skripsi dan pekerjaan tetap tidak bisa disingkirkan..
Kembali lagi dibalik semua itu, sayang dan kasih saya untuk sahabat - sahabat saya tidak akan pernah berkurang. Waktu untuk bertatap wajah memang bisa berkurang. Waktu untuk bersenda gurau apa lagi...
Tapiiii...
Sayang untuk sahabat tidak pernah berkurang...
Semuanya yang dibutuhkan salah satunya adalah pengertian saya rasa.. hehe..
Tadaaaa...
sekiannnn curhatan kali ini tentang sahabat... XD
Lega rasanya bisa menceritakan pelajaran dan penglaman.. :)
Tuhan memberkatiiiimuuuuu.... :)
Hows your day? :)
Fine? Sad? happy? Great?
Apapun itu semangat yakkkkk!!
:)
Welll...
Ini posting singkat saja.. haha..
Hanya menuangkan sedikit pemikiran saya tentang sahabat.. :D
Hmmm...
Dengan kesibukan yang saya miliki akhir - akhir ini saya jadi berpikir bahwa waktu luang saya semakin semakin dan semakin tidak ada..
Tapi bersyukurnya waktu untuk menulis, keluarga, dan orang yang disayang ada.. hehe..
Itu sih point - point positivenya..
Tetap saja ada juga point negativenya..
Waktu untuk sahabat..
Hmm..
Ini nih yang bikin saya sore ini jadi punya kerisauan hati dan pemikiran yang mengganggu saya selama beraktivitas..
Beberapa malam yang lalu, seorang sahabat saya meng-update status di jejaring sosial. Saya rasa karena dia sedang down sekalai secara semangat, jadi saya berniat untuk menghubungi dan langsung mengkomunikasikan dengannya. Saya akhirnya mengirim pesan. Saya menanyakan kabar, dan lain - lain.
Saya berempati sekaligus saya menyapa untuk meluapkan kepada sahabat yang saya temui saat smp.. hehe..
Tapi alhasil, jawabannya simple, hanya satu kalimat.
"Gapapa, kamu pasti ga mau dengar."
Terkejut iya. Kecewa juga iya karena dijawab seperti itu.
Tapi kembali bersyukurnya, saya sudah mengenal sahabat saya ini dengan benar nar narrrr...
Jadi saya adalah sahabat yang keras kepala. Dan begitu pula dengan dia. Kami sempat bertengkar heboh saat kelas 2 SMA sampai - sampai kalau mengingat saya tertawa sendiri karena kami seperti kanak - kanak saja, begitu bertengkar malah nangis satu sama lain. hahahaha... *oke fokus lagi*
Well... Sebut saja X.. X nih ya kalau sudah keras kepala, dan saya keras kepala, saya justru keras kepala untuk tahu apa yang terjadi kepada sahabat saya si X ini.. hahaha..
Jadi dia magnet negative, saya positivenya.. XD
Finally dia cerita.. hehehe.. *Tadaaa...saya berhasilll*
hahaha..
Nahhh itu dia cerita pembukaannya.. hehe
Hanya saja dibalik kami bercerita dia menghimpitkan satu pesan... :)
Yang intinya adalah : Saya kemana saja sebagai sahabat? :) Dia kesepian..
Dan saya tidak ada disitu...
Cukup sedih sih...
Bukan karena sahabat saya mengkritik kehadiran saya atau tidak, tapiiii
secara umunnya, saya jadi berpikir dan iya juga ya kalau saya sibuk akan suatu hal misalnya pekerjaan saya jadi tidak imbang untuk waktu sahabat..
Itu sedih sih buat saya.. haha.
Tapi tanggung jawab skripsi dan pekerjaan tetap tidak bisa disingkirkan..
Kembali lagi dibalik semua itu, sayang dan kasih saya untuk sahabat - sahabat saya tidak akan pernah berkurang. Waktu untuk bertatap wajah memang bisa berkurang. Waktu untuk bersenda gurau apa lagi...
Tapiiii...
Sayang untuk sahabat tidak pernah berkurang...
Semuanya yang dibutuhkan salah satunya adalah pengertian saya rasa.. hehe..
Tadaaaa...
sekiannnn curhatan kali ini tentang sahabat... XD
Lega rasanya bisa menceritakan pelajaran dan penglaman.. :)
Tuhan memberkatiiiimuuuuu.... :)
Jumat, 11 Oktober 2013
S . K . R . I . P . S . I part two
Holaa holaaa..
Good evening everybodyyy.. XD
Well.. hows ur day teman??
Everythings allright kan? hehe
I hope so yaaa... :D
Yakk!! Kenapa dikasih judul skripsi part two buat posting kali ini?
Karenaaa... Saya ingin menuliskan tahap awal saya mengerjakan skripsi sampai nanti akhir perjuangan saya.. hoho
Alasannya simple, tapi saya rasa pengerjaannya nanti bakal penuh perjuangan, penuh peluh, dan penuh tangis (tangis bangga pastinya..) XD
Bukannya merasa kurang kerjaan menuliskan perjalanan pembuatan skripsi, karena apa yang nantinya akan saya tulis dalam setiap posting dengan judul S . K . R . I . P . S . I ini bukan detail sekali perjalan skripsi yang saya lakukan.. Saya hanya ingin menuliskan pesan - pesan yang ternyata terselip dalam perjalanan skripsi seorang mahasiswi tingkat akhir.. hahaha..
Bukan sok lebay juga mengada - ada tentang tulisan - tulisan ini nantinya, tapi biar ini menjadi setidaknya kenangan untuk saya pribadi dan barangkali bisa memberi inspirasi, pelajaran, atau cerita lucu.. :D
Okee.. Selesai basa - basinya.. haha..
Hari ini, jumat, 11 Oktober 2013 adalah hari pertama saya menemui dosen pembimbing saya.. Nama inisialnya bapak F.. XD Krn demi menghargai privasi saya beri inisial saja.. :p
Hari pertama ini berjalan lancar dan banyak yang perlu dikerjakan juga.. :)
Begitu pertama dengan dosen pembimbing, beliau mengatakan, "selamat kalian mendapat bencana karena menjumpai saya sebagai dosen pembimbing."
Mengapa bencana?
Karena beliau dikatakan dosen pembimbing yang tidak produktif. Membimbing 15 mahasiswa hanya 2 yang sudah lolos. Mengerikan bukan?
Pertama dengar dan tidak bertanya tentu saja menganggap itu mengerikan. Tapiii... setelah kami tanya mengapa?
Jawabannya adalah saya punya standar yang tinggi, itu mengapa yang membuat orang lain berpikir bahwa susah sekali jika mendapatkan saya sebagai dosen pembimbing..
Hmm.,. Welll..
Kalian ada di posisi ku apa yang akan kalian lakukan?
Cari dosen lain?
Stress mendadak?
Atauuuu..
Senang dan bertahan?
hahaha
Saya memilih bertahan dan tetap senang untuk menjalani skripsi cantik saya dengan beliau teman - teman. Karena buat saya justru dosen pembimbing saya dululah yang harus punya standar dan tujuan tinggi yang baru bisa menuntun saya. Karena jika tidak? Saya rasa saya akan memiliki motivasi yang berkurang.. hehe..
Ini sama halnya juga dengan kita yang saat ini sedang menjalani suatu tantangan atau sama seperti saya yang sedang berjuang untuk mencapai dan menghasilkan sesuatu.
Kita tidak akan pernah bisa menggapai apapun yang kita ingin capai dan perjuangkan kalau standar kita hanya dibawah normal atau normal - normal saja. Terlebih lagi kita tidak menyusun target dan strategi apapun. Yakinlah tentang itu teman.. :) Karena sebenarnya sama dengan kita ingin harta karun dibawah tanah tapi kita malas menggalinya.. :)
Nah ini tadi nih pengalaman pertama yang berkesan buat saya teman - teman.. :)
Dari dosen pembimbing saya.. hoho..
Saya tidak tahu seperti apa nanti hasil skripsi akhir saya, karena perjuangan sayalah yang menentukan semuanya.. :)
Tapi targetnya, saya ingin skripsi saya menjadi skripsi cantik.
Memulai awalnya ternyata cukup berat juga.. Sore ini sambil menulis posting ini saja perut saya masih mules dan kepala masih pusing memikirkan mana yang harus dimulai.. haha..
Hari ini saya sudah mendapat tugas mencari sebuah permasalahan dalam organisasi untuk penelitiannya.
Bikin takut, iya.. Bikin cemas, iya.. Tapi lakukan saja lahh.. haha..
Saya selalu berharap yang terbaik saja untuk semuanya sembari berjuang.. :D
Dan satu lagiiii...
Bahagia saja dalam mengerjakan skripsi.. haha
Sulitnya dinikmati, Mudahnya disyukuri..
Seperti kata teman saya,
"Manusia bukannya tidak mengerti bagaimana menjadi bahagia, namun terpaku pada masalah2lah yang membuat kebahagiaan mereka nampak hilang -SY-"Semangatt semangatttt!!!!!!
I think its all, guys..
haha
Ayokk sama - sama berjuang buat apapun juga!
God blessss.. :)
Good evening everybodyyy.. XD
Well.. hows ur day teman??
Everythings allright kan? hehe
I hope so yaaa... :D
Yakk!! Kenapa dikasih judul skripsi part two buat posting kali ini?
Karenaaa... Saya ingin menuliskan tahap awal saya mengerjakan skripsi sampai nanti akhir perjuangan saya.. hoho
Alasannya simple, tapi saya rasa pengerjaannya nanti bakal penuh perjuangan, penuh peluh, dan penuh tangis (tangis bangga pastinya..) XD
Bukannya merasa kurang kerjaan menuliskan perjalanan pembuatan skripsi, karena apa yang nantinya akan saya tulis dalam setiap posting dengan judul S . K . R . I . P . S . I ini bukan detail sekali perjalan skripsi yang saya lakukan.. Saya hanya ingin menuliskan pesan - pesan yang ternyata terselip dalam perjalanan skripsi seorang mahasiswi tingkat akhir.. hahaha..
Bukan sok lebay juga mengada - ada tentang tulisan - tulisan ini nantinya, tapi biar ini menjadi setidaknya kenangan untuk saya pribadi dan barangkali bisa memberi inspirasi, pelajaran, atau cerita lucu.. :D
Okee.. Selesai basa - basinya.. haha..
Hari ini, jumat, 11 Oktober 2013 adalah hari pertama saya menemui dosen pembimbing saya.. Nama inisialnya bapak F.. XD Krn demi menghargai privasi saya beri inisial saja.. :p
Hari pertama ini berjalan lancar dan banyak yang perlu dikerjakan juga.. :)
Begitu pertama dengan dosen pembimbing, beliau mengatakan, "selamat kalian mendapat bencana karena menjumpai saya sebagai dosen pembimbing."
Mengapa bencana?
Karena beliau dikatakan dosen pembimbing yang tidak produktif. Membimbing 15 mahasiswa hanya 2 yang sudah lolos. Mengerikan bukan?
Pertama dengar dan tidak bertanya tentu saja menganggap itu mengerikan. Tapiii... setelah kami tanya mengapa?
Jawabannya adalah saya punya standar yang tinggi, itu mengapa yang membuat orang lain berpikir bahwa susah sekali jika mendapatkan saya sebagai dosen pembimbing..
Hmm.,. Welll..
Kalian ada di posisi ku apa yang akan kalian lakukan?
Cari dosen lain?
Stress mendadak?
Atauuuu..
Senang dan bertahan?
hahaha
Saya memilih bertahan dan tetap senang untuk menjalani skripsi cantik saya dengan beliau teman - teman. Karena buat saya justru dosen pembimbing saya dululah yang harus punya standar dan tujuan tinggi yang baru bisa menuntun saya. Karena jika tidak? Saya rasa saya akan memiliki motivasi yang berkurang.. hehe..
Ini sama halnya juga dengan kita yang saat ini sedang menjalani suatu tantangan atau sama seperti saya yang sedang berjuang untuk mencapai dan menghasilkan sesuatu.
Kita tidak akan pernah bisa menggapai apapun yang kita ingin capai dan perjuangkan kalau standar kita hanya dibawah normal atau normal - normal saja. Terlebih lagi kita tidak menyusun target dan strategi apapun. Yakinlah tentang itu teman.. :) Karena sebenarnya sama dengan kita ingin harta karun dibawah tanah tapi kita malas menggalinya.. :)
Nah ini tadi nih pengalaman pertama yang berkesan buat saya teman - teman.. :)
Dari dosen pembimbing saya.. hoho..
Saya tidak tahu seperti apa nanti hasil skripsi akhir saya, karena perjuangan sayalah yang menentukan semuanya.. :)
Tapi targetnya, saya ingin skripsi saya menjadi skripsi cantik.
Memulai awalnya ternyata cukup berat juga.. Sore ini sambil menulis posting ini saja perut saya masih mules dan kepala masih pusing memikirkan mana yang harus dimulai.. haha..
Hari ini saya sudah mendapat tugas mencari sebuah permasalahan dalam organisasi untuk penelitiannya.
Bikin takut, iya.. Bikin cemas, iya.. Tapi lakukan saja lahh.. haha..
Saya selalu berharap yang terbaik saja untuk semuanya sembari berjuang.. :D
Dan satu lagiiii...
Bahagia saja dalam mengerjakan skripsi.. haha
Sulitnya dinikmati, Mudahnya disyukuri..
Seperti kata teman saya,
"Manusia bukannya tidak mengerti bagaimana menjadi bahagia, namun terpaku pada masalah2lah yang membuat kebahagiaan mereka nampak hilang -SY-"Semangatt semangatttt!!!!!!
I think its all, guys..
haha
Ayokk sama - sama berjuang buat apapun juga!
God blessss.. :)
Sabtu, 05 Oktober 2013
S . K . R . I . P . S . I
Tahun 2010 yang lalu saya membereskan seluruh isi kamar saya dan mengepak selama kurang lebih 1 minggu lamanya. Saya mengingat kembali waktu itu mungkin bulan Juli, karena agustus saya akan masuk kuliah.. Selama masa liburan seminggu sebelum liburan selesai saya mulai membereskan dan mengepak semua barang di kamar yang akan saya bawa untuk tinggal di tempat kos..
Well.. memang masih kuliah di semarang, rumah asli di semarang, tapi saya harus kos karena papa sibuk dengan pekerjaan dan tidak mungkin mengantar dan jemput saya tiap hari. Begitu juga dengan mama..
Saya sendiri juga saat itu belum mampu untuk hehe
Sungguh lucu sekali bahwa hari ini adalah tepat seminggu saya juga membereskan dan mengepak barang saya. Saya jadi teringat ketika lagi bersantai seperti sekarang ini sambil menuliskan posting ini. Tapi bedanya bukan untuk ke kos baru atau hal lainnya. Tapi saya beberes dan mengepak hal yang kurang penting dan mengganggu proses saya menuju skripsi, ditambah saya juga merasa bahwa seluruh kamar rasanya berantak setelah satu dua sampai tujuh semester dilalui. :)
Fiuhh..
Sudah saatnya untuk melihat apa yang dapat saya simpul dan hasilkan setelah perjuangan 3 tahun yang lalu.. hoho..
Namanya skripsi.. Lewat si skripsi ini saya akan dinyatakan dalam 1 hari nanti (baca:sidang) apakah saya LULUS atau TIDAK LULUS.. :D
Saya tidak takut dengan hasilnya apa.. Karena jujur saya sangat sangat sangat menikmati kehidupan kuliah saya.. Dari yang down sekali karena adanya masa patah hati terberat.. haha.. Ada juga pengalaman - pengalaman berbaur dengan orang yang berbeda - beda dan berjuang bersama untuk membuat acara di kampus berhasil.. Ada juga pertama kali dalam hidup saya merasakn mengamen.. Terus, saya juga mengalami yang namanya menemukan setengah jati diri saya seperti apa..
Semuanya itu ada di masa kuliah. Mungkin tidak harus diceritakan semuanya. Tetapi baik, buruk, luar biasa, dan lain hal saya dapatkan komplit di kuliah.. hehe.. Sangat bersyukur bahwa saya boleh melewatkan itu semua.. :D
Ada teman satu kelas yang gokil dan sangat perhatian semuanya, masih care dan tidak sombong sampai semester akhir ini. Ada kakak - kakak kelas yang karena keseniorannya saya dan teman lain merasa mendapat banyak ilmu untuk dipelajari. Adik - adik kelas.. Dosen - dosen.. Seluruhnya yang merupakan lingkup kuliah.. Sangat luar biasa sekali.. haha
Dan dimulai dari kemarin KAMIS, 3 Oktober 2013.. Nama dosen pembimbing sudah keluar. Artinya apa?
Saya sudah semestinya harus bersiap diri untuk menghadapi ujian akhir.. hehe..
Hari ini pula saya sudah membereskan apa yang harus saya bereskan. Masalah kamar beres. Masalah hati beres. Masalah pikiran tinggal menunggu skripsi mengisi pikiran saya. Masalah keyakinan tidak harus beres sekarang karena keyakinan akan saya rajut juga dengan ketangguhan dan perjalanan saya menyelesaikan skripsi.. hehe.. :)
Yang saya rasakan sekarang ini adalah bahagia, deg - degan, cemas, tertarik, dan luar biasa tidak dapat dijelaskan.. haha.. Mengharukan juga bahwa semua teman mahasiswa seangkatan juga sudah tertarik dan siap untuk berjuang bersama. Harapan saya yang lain adalah kita bisa masuk kuliah bersama, juga bisa wisuda bersama.. hehe.. Aminnn..
Lepas dari curhatan saya diatas ini, saya ingin menyampaikan juga tentang suatu hal.. :D
Diantara kita mungkin pernah mendengar seperti ini :
Jika saat ini kita sedang melakukan hal yang tidak ada hubungannya dengan apa yang kita cita atau harapkan, jangan pernah ada pikiran melupakan cita dan harapan itu, jangan pernah ada perasaan bahwa sedih kita tidak dapat menjalani jalan ke arah cita dan harapan kita. :) dan akhirnya kita memilih mundur begitu saja..
Saya katakan JANGAN.. :)
Tahukah kalian?
Tidak ada yang kebetulan dalam hidup ini. Apa yang kita jalani walau tidak senang tapi harus kita jalani, jalani saja, tapi tetap tancapkan target kalian.. ^^ Ga mungkin juga kita cuma menjalani tapi tidak ada rencana atau target untuk cita dan harapan kita bukan? heheh
Saya tidak bercita - cita menjadi seorang psycholog. :) Atau trainer motivator dan lain sebagainya.
Di semester 3 lalu saya berontak dengan keadaaan saya dimana harus belajar dan kuliah psikologi. Tapi saya bersyukur saya bisa tersadarkan dan tidak putus asa.. :)
Justru dengan semakin saya membuka dan menerima apa yang saya jalani sambil menyusun target dan menjalankannya saya jadi seperti mendapat bonus karena belajar tentang ilmu hidup ini.. psikologi.. :)
hehe
Who knows before, right? haha
^^
Well, welcome skripsi!
Semangattt teman - teman yang sedang bersama saya berjuang buat skripsi.. hehe..
Good luck guys!!
God bless and give the best for us.. Amienn..
Well.. memang masih kuliah di semarang, rumah asli di semarang, tapi saya harus kos karena papa sibuk dengan pekerjaan dan tidak mungkin mengantar dan jemput saya tiap hari. Begitu juga dengan mama..
Saya sendiri juga saat itu belum mampu untuk hehe
Sungguh lucu sekali bahwa hari ini adalah tepat seminggu saya juga membereskan dan mengepak barang saya. Saya jadi teringat ketika lagi bersantai seperti sekarang ini sambil menuliskan posting ini. Tapi bedanya bukan untuk ke kos baru atau hal lainnya. Tapi saya beberes dan mengepak hal yang kurang penting dan mengganggu proses saya menuju skripsi, ditambah saya juga merasa bahwa seluruh kamar rasanya berantak setelah satu dua sampai tujuh semester dilalui. :)
Fiuhh..
Sudah saatnya untuk melihat apa yang dapat saya simpul dan hasilkan setelah perjuangan 3 tahun yang lalu.. hoho..
Namanya skripsi.. Lewat si skripsi ini saya akan dinyatakan dalam 1 hari nanti (baca:sidang) apakah saya LULUS atau TIDAK LULUS.. :D
Saya tidak takut dengan hasilnya apa.. Karena jujur saya sangat sangat sangat menikmati kehidupan kuliah saya.. Dari yang down sekali karena adanya masa patah hati terberat.. haha.. Ada juga pengalaman - pengalaman berbaur dengan orang yang berbeda - beda dan berjuang bersama untuk membuat acara di kampus berhasil.. Ada juga pertama kali dalam hidup saya merasakn mengamen.. Terus, saya juga mengalami yang namanya menemukan setengah jati diri saya seperti apa..
Semuanya itu ada di masa kuliah. Mungkin tidak harus diceritakan semuanya. Tetapi baik, buruk, luar biasa, dan lain hal saya dapatkan komplit di kuliah.. hehe.. Sangat bersyukur bahwa saya boleh melewatkan itu semua.. :D
Ada teman satu kelas yang gokil dan sangat perhatian semuanya, masih care dan tidak sombong sampai semester akhir ini. Ada kakak - kakak kelas yang karena keseniorannya saya dan teman lain merasa mendapat banyak ilmu untuk dipelajari. Adik - adik kelas.. Dosen - dosen.. Seluruhnya yang merupakan lingkup kuliah.. Sangat luar biasa sekali.. haha
Dan dimulai dari kemarin KAMIS, 3 Oktober 2013.. Nama dosen pembimbing sudah keluar. Artinya apa?
Saya sudah semestinya harus bersiap diri untuk menghadapi ujian akhir.. hehe..
Hari ini pula saya sudah membereskan apa yang harus saya bereskan. Masalah kamar beres. Masalah hati beres. Masalah pikiran tinggal menunggu skripsi mengisi pikiran saya. Masalah keyakinan tidak harus beres sekarang karena keyakinan akan saya rajut juga dengan ketangguhan dan perjalanan saya menyelesaikan skripsi.. hehe.. :)
Yang saya rasakan sekarang ini adalah bahagia, deg - degan, cemas, tertarik, dan luar biasa tidak dapat dijelaskan.. haha.. Mengharukan juga bahwa semua teman mahasiswa seangkatan juga sudah tertarik dan siap untuk berjuang bersama. Harapan saya yang lain adalah kita bisa masuk kuliah bersama, juga bisa wisuda bersama.. hehe.. Aminnn..
Lepas dari curhatan saya diatas ini, saya ingin menyampaikan juga tentang suatu hal.. :D
Diantara kita mungkin pernah mendengar seperti ini :
Jika saat ini kita sedang melakukan hal yang tidak ada hubungannya dengan apa yang kita cita atau harapkan, jangan pernah ada pikiran melupakan cita dan harapan itu, jangan pernah ada perasaan bahwa sedih kita tidak dapat menjalani jalan ke arah cita dan harapan kita. :) dan akhirnya kita memilih mundur begitu saja..
Saya katakan JANGAN.. :)
Tahukah kalian?
Tidak ada yang kebetulan dalam hidup ini. Apa yang kita jalani walau tidak senang tapi harus kita jalani, jalani saja, tapi tetap tancapkan target kalian.. ^^ Ga mungkin juga kita cuma menjalani tapi tidak ada rencana atau target untuk cita dan harapan kita bukan? heheh
Saya tidak bercita - cita menjadi seorang psycholog. :) Atau trainer motivator dan lain sebagainya.
Di semester 3 lalu saya berontak dengan keadaaan saya dimana harus belajar dan kuliah psikologi. Tapi saya bersyukur saya bisa tersadarkan dan tidak putus asa.. :)
Justru dengan semakin saya membuka dan menerima apa yang saya jalani sambil menyusun target dan menjalankannya saya jadi seperti mendapat bonus karena belajar tentang ilmu hidup ini.. psikologi.. :)
hehe
Who knows before, right? haha
^^
Well, welcome skripsi!
Semangattt teman - teman yang sedang bersama saya berjuang buat skripsi.. hehe..
Good luck guys!!
God bless and give the best for us.. Amienn..
Langganan:
Postingan (Atom)

